
Survei IPO: 66 Persen Puas dengan Kinerja Prabowo
11 menit yang lalu
ISPU tercatat 1.247 dan jarak pandang di sejumlah lokasi kurang dari 100 meter.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (24/10/2026). Asap mengganggu jarak pandang dan warga mengeluhkan sesak napas saat beraktivitas di luar rumah.
Kabut asap dilaporkan menutupi sejumlah kawasan, termasuk Jalan Yos Sudarso, Bundaran Besar, dan Jalan Tjilik Riwut. Jarak pandang di beberapa lokasi diperkirakan kurang dari 100 meter.
Berdasarkan Dashboard Karhutla Kota Palangka Raya, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 11.00 WIB tercatat 1.247. Laporan tersebut menyebut kualitas udara berada dalam kategori berbahaya.
Sejumlah warga mengenakan masker ketika berkendara dan beraktivitas sehari-hari. Namun, paparan asap masih dikeluhkan karena menyebabkan sesak napas dan mengganggu jarak pandang saat berkendara.
Hamid, salah seorang warga, mengatakan kabut asap menghalangi perjalanannya. Keluhan warga itu disampaikan dalam laporan iNews.id.
Warga lainnya, Sandy, mengeluhkan sesak napas dan penglihatan yang semakin rabun. Ia berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap karhutla tersebut.
Warga berharap kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya segera dikendalikan agar kabut asap berangsur menghilang dan kualitas udara membaik. Laporan iNews.id tidak menyebutkan langkah penanganan atau perkembangan pemadaman.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.