
Penyanyi Era 1980-an Soraya Togas Dikabarkan Meninggal
1 jam yang lalu
Uji coba di SD Al Iqro Mataram dinilai mengurangi sisa makanan dan memberi edukasi hidup bersih.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Antara, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram M Rizky Prasetyo menyatakan uji coba pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SD Al Iqro Mataram efektif mengurangi sisa makanan.
Uji coba berlangsung pada 19-21 Oktober 2026 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan itu menyasar 64 siswa kelas 6 dan tiga guru pendamping.
Menurut Prasetyo, evaluasi lapangan mencatat hampir tidak ada makanan tersisa dari porsi yang disajikan. Siswa dapat mengambil makanan sesuai porsi dan kebutuhan masing-masing, lalu menghabiskannya.
Ia mengatakan penyajian prasmanan juga menjaga makanan tetap hangat dan segar. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan nafsu dan selera makan siswa serta guru yang menikmati hidangan itu.
Prasetyo menyebut proses mengambil makanan secara mandiri menjadi bagian dari edukasi perilaku hidup bersih dan sehat bagi anak-anak. Proses itu melatih anak-anak untuk mengantre dan mencuci tangan sebelum makan.
Penataan makanan yang rapi, bersih, dan bervariasi turut membuat sajian lebih menarik. Penerima manfaat juga dapat melihat ragam menu gizi seimbang yang tersedia.
Prasetyo berharap hasil evaluasi di SD Al Iqro dapat menjadi acuan untuk memperkuat tata kelola dan distribusi MBG di Kota Mataram dan sekitarnya. Ia mengatakan hasil evaluasi telah dilaporkan kepada pimpinan secara berjenjang.
Menurut laporan yang sama, keputusan untuk menerapkan sistem tersebut secara permanen berada di tangan pimpinan. Prasetyo mengatakan pihaknya di daerah menunggu kebijakan dan siap menjalankannya.