
Bentrokan di Parlemen Albania Saat Protes Mahasiswa
13 menit yang lalu
Penghargaan diberikan dalam Jakarta Financial Festival 2026 atas upaya Bank Jakarta mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat.
Terbit · 2 min read

Bank Jakarta meraih Anugerah Digitalisasi Pasar Inklusif 4.0 sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Literasi Keuangan Teraktif 1. Menurut laporan ANTARA, penghargaan itu diberikan dalam rangkaian Jakarta Financial Festival 2026 atas komitmen perusahaan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Dalam keterangan di Jakarta pada Sabtu (24/10/2026), ia mengatakan, “Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Bank Jakarta untuk terus memperluas edukasi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.”
Agus menilai literasi keuangan yang baik dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak. Menurut dia, inklusi keuangan yang berkualitas juga dapat membuka peluang ekonomi lebih luas.
Ia mengatakan kemajuan industri jasa keuangan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, besarnya transaksi, atau perkembangan teknologi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Bank Jakarta, kata dia, akan berkolaborasi dengan regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri untuk menyelenggarakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pedagang pasar dan pelaku UMKM.
Bank Jakarta juga berencana memperluas edukasi keuangan, mengembangkan layanan digital yang mudah diakses, serta memperkuat pelindungan konsumen dan pemberdayaan UMKM. Agus berharap upaya tersebut memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung Jakarta menjadi kota global dengan perekonomian inklusif dan berkelanjutan.
Jakarta Financial Festival 2026 mengusung tema “Kumpul Asik, Melek Finansial, Ekonomi Tumbuh” dan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 untuk memperingati Bulan Inklusi Keuangan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, Perumda Pasar Jaya, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan DKI Jakarta, serta pelaku industri jasa keuangan.
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 mencatat indeks literasi keuangan DKI Jakarta sebesar 84,01 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 99,74 persen, menurut laporan yang sama. Dalam festival itu, Bank Jakarta menghadirkan edukasi produk pendanaan dan pembiayaan, layanan transaksi digital, permainan interaktif, serta pemeriksaan kesehatan bersama Klinik Bank Jakarta.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.