
Pengguna Awal iPhone Duo Keluhkan Layar Retak
13 menit yang lalu
BEI NTT mengandalkan galeri investasi untuk memperluas edukasi pasar modal dan partisipasi investor muda.
Terbit · 1 min read

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mengoptimalkan Galeri Investasi untuk mendorong pertumbuhan investor muda dan meningkatkan literasi pasar modal. Menurut laporan ANTARA, Kepala BEI Perwakilan NTT Adevi Sabath Sofani menyampaikan hal itu di Kupang pada Sabtu (24/10/2026).
BEI mencatat terdapat 23 Galeri Investasi di NTT hingga 2026, terdiri atas 15 galeri di perguruan tinggi dan delapan galeri edukasi. Laporan ANTARA menyebut beberapa galeri di Universitas Nusa Cendana dan Politeknik rutin mengadakan kegiatan edukasi.
Adevi mengatakan setiap Galeri Investasi wajib menyelenggarakan sedikitnya empat kegiatan per tahun berdasarkan perjanjian kerja sama. Kegiatan itu ditujukan untuk mendukung edukasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal.
Menurut Adevi, kegiatan di Universitas Nusa Cendana dan Politeknik dapat mencapai 90 kegiatan dalam setahun. BEI NTT juga mengevaluasi aktivitas setiap galeri untuk menjaga keberlanjutan edukasi dan kontribusinya terhadap pertumbuhan investor.
Adevi mengatakan BEI dapat menutup Galeri Investasi yang tidak memenuhi ketentuan selama tiga tahun berturut-turut. Pada 2027, BEI NTT berencana memperluas pendirian galeri edukasi di tingkat SMA melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi NTT.
Sosialisasi bagi perwakilan sekolah yang memenuhi persyaratan dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026 di Kota Kupang. Informasi itu disampaikan Adevi dalam laporan yang sama.
Kepala Unit Pemeriksaan 1 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Dayinta Ayuningtyas mengatakan investor pasar modal di NTT didominasi kelompok usia di bawah 30 tahun dan 31–40 tahun, dengan total 86,88 persen. Dari sisi pekerjaan, karyawan swasta, pegawai negeri, guru, anggota TNI/Polri, dan pensiunan mencakup 65,6 persen investor.
Berdasarkan data KSEI per 30 September 2026, jumlah investor pasar modal di NTT mencapai 292.572. NTT berada di peringkat ke-26 dari 38 provinsi, sementara Kabupaten Kupang mencatat investor terbanyak, yakni 34.116; secara nasional jumlah investor mencapai 32,16 juta pada akhir September 2026, naik 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.