
Menteri PKP Buka Akses Data Pengadaan kepada LKPP
7 menit yang lalu
BP Tapera menilai akses pembiayaan, pilihan skema hunian, dan pasokan rumah perlu diperkuat.
Terbit · 1 min read

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong penguatan ekosistem pembiayaan dan penyediaan perumahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau. Menurut laporan ANTARA, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyoroti kebutuhan akses pembiayaan bagi pekerja informal dan kelompok yang belum terlayani optimal.
Heru menyebut pengembangan program perumahan perlu memperhatikan aksesibilitas pembiayaan, fleksibilitas skema hunian, dan ketersediaan pasokan rumah. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Selain mengoptimalkan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BP Tapera menilai perlu ada pilihan lain, seperti rumah sewa dan sewa-beli. Kolaborasi pemerintah, perbankan, lembaga pembiayaan, dan investor juga dinilai diperlukan.
Menurut laporan yang sama, optimalisasi aset pemerintah dan badan usaha milik negara serta pengembangan pendanaan jangka panjang termasuk dalam upaya menjaga keberlanjutan pembiayaan perumahan.
BP Tapera menghadiri Rapat Evaluasi Program Kerja Prioritas Nasional Program Tiga Juta Rumah bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Deputi Bappenas Abdul Malik Sadat Idris mengatakan hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti menjadi rekomendasi kebijakan konkret dan proyek percontohan. Tindak lanjut yang disebut mencakup pembenahan kebijakan dan kelembagaan, pemetaan lokasi potensial, penguatan pembiayaan, serta optimalisasi aset.
Abdul Malik juga menekankan pembangunan perumahan sebagai bagian dari ekosistem permukiman terpadu. Menurut laporan yang sama, pertimbangannya mencakup kebutuhan sosial-ekonomi dan mata pencaharian masyarakat, kearifan lokal, infrastruktur, serta aksesibilitas.
Evaluasi dan koordinasi lintas sektor diharapkan membuat Program Tiga Juta Rumah tidak hanya berfokus pada jumlah unit. Program itu juga diharapkan meningkatkan keterjangkauan, ketepatan sasaran, kualitas hunian, dan keberlanjutan pembiayaan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.