
China Kaji Pengetatan Fitur Mobil Modern
13 menit yang lalu
Pemprov DKI berharap Festival Jajanan Bango 2026 membantu pertumbuhan UMKM di Jakarta.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap festival kuliner seperti Festival Jajanan Bango (FJB) 2026 dapat mendorong peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menurut laporan ANTARA.
Harapan itu disampaikan Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta, Juremi, saat pembukaan FJB 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026).
Juremi menyampaikan bahwa mayoritas pelaku UMKM yang mendapat fasilitasi pemerintah melalui program Jakpreneur bergerak di bidang usaha kuliner. Menurut laporan yang sama, ia menyebut kuliner, fesyen, dan kerajinan sebagai tiga sektor yang paling banyak diikuti peserta Jakpreneur di Jakarta.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait lain untuk mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Menurut Juremi, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Ia menyebut APBD Jakarta hanya Rp79,59 triliun, sedangkan produk domestik regional bruto (PDRB) Jakarta hampir Rp4.000 triliun, sehingga menurut dia porsi APBD hanya sekitar 1,9 persen.
Juremi juga mengatakan pemerintah provinsi mengapresiasi penyelenggaraan festival kuliner yang membantu mempromosikan produk pelaku UMKM di daerah.
Ia berharap FJB 2026, yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) dan Minggu (25/10/2026), dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM di Jakarta.
FJB 2026 menghadirkan lebih dari 50 stan kuliner dalam empat kelompok, yaitu Kreasi Asli Indonesia, Kreasi Fusion, Kreasi Bites, serta Kreasi Dessert & Drinks.
Pengunjung dapat mencicipi aneka sajian kreatif selama festival, antara lain tempe orek tiramisu, es cendol spesial Kecap Bango, butterscotch Mallika, hingga soy caramel cheesecake salt bread.