
Karantina Kepri Musnahkan 29 Ton Bawang Putih
15 menit yang lalu
Mayoritas harga BBM Pertamina, BP-AKR, dan Vivo stabil; Shell V-Power Diesel tercatat naik.
Terbit · 1 min read

Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU Indonesia masih bervariasi pada Sabtu (24/10/2026), dengan mayoritas produk Pertamina, BP-AKR, dan Vivo tidak berubah. Menurut laporan CNBC Indonesia, Shell V-Power Diesel tercatat mengalami kenaikan harga.
Daftar harga dalam laporan tersebut merujuk pada data per 23 Oktober 2026. Harga dapat berbeda menurut wilayah dan ketersediaan produk di masing-masing SPBU.
PT Pertamina Patra Niaga menyatakan harga BBM subsidi tetap mengikuti kebijakan pemerintah, sedangkan harga nonsubsidi masih dipertahankan dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat.
“Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,” ujar Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan yang dikutip CNBC Indonesia.
Di SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta, Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Pertamax tercatat Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, dan Pertamax Turbo Rp19.600 per liter.
Daftar Pertamina juga mencantumkan Dexlite Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Untuk BP-AKR, BP 92 tercatat Rp16.130 per liter, BP Ultimate Rp19.330 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter. Di Vivo, Revvo 92 tercatat Rp16.130 per liter, Revvo 95 Rp19.330 per liter, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter.
Dalam daftar itu, Shell V-Power Diesel tercatat Rp25.420 per liter. Harga Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak dicantumkan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.