
Ye Tampil di Panggung Kubah Konser GBK Jakarta
33 menit yang lalu
Kereta kargo China-Eropa kini telah melakukan lebih dari 140.000 perjalanan kumulatif dengan nilai barang lebih dari 560 miliar dolar AS.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA yang mengutip Xinhua, sebuah kereta kargo China-Eropa tujuan Moskow berangkat dari Stasiun Puhe di Shenyang, Provinsi Liaoning, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Keberangkatan itu membuat jumlah perjalanan kumulatif layanan tersebut melampaui 140.000 kali.
Sejak 2011, layanan tersebut telah mengangkut barang senilai lebih dari 560 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.986). Tonggak itu tercapai satu dekade setelah layanan tersebut mengadopsi merek terpadu China Railway Express pada Juni 2016.
Menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China, jumlah perjalanan tahunan meningkat dari 1.702 pada 2016 menjadi 20.022 pada 2025, dengan rata-rata kenaikan tahunan lebih dari 30 persen. Volume perjalanan dalam satu bulan kini setara dengan total perjalanan sepanjang 2016.
Menurut laporan yang sama, layanan kereta kargo China-Eropa merupakan proyek unggulan sekaligus merek ikonik Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra. Layanan yang dijuluki "karavan unta baja" itu disebut telah membangun jaringan logistik yang komprehensif di seluruh Eurasia.
Di dalam wilayah China, sebanyak 96 rute perjalanan kereta terjadwal yang melaju dengan kecepatan 120 kilometer per jam menghubungkan 132 kota di sepanjang koridor barat, tengah, dan timur. Di luar negeri, jaringan itu kini beroperasi pada tiga jalur, yaitu utara, tengah, dan selatan.
Menurut China State Railway Group Co., Ltd. (China Railway) selaku operator perkeretaapian nasional China, secara keseluruhan jaringan tersebut menjangkau 237 kota di 26 negara Eropa dan lebih dari 100 kota di 12 negara Asia. Cakupan itu meliputi sebagian besar wilayah Eurasia.
Rute selatan kini beroperasi secara reguler dengan mengoperasikan 746 kereta dalam sembilan bulan pertama 2026, atau naik 125 persen secara tahunan. Pada Mei, layanan tersebut mencetak rekor bulanan dengan mengoperasikan 1.965 kereta dan mengangkut 197.000 TEU.
Seorang pejabat dari pusat logistik China Railway menyebutkan bahwa pihak operator terus memajukan konektivitas infrastruktur serta menyelaraskan standar dan peraturan. Menurut pejabat itu, langkah tersebut bertujuan membangun jaringan yang lancar, efisien, dan multidireksional yang menghubungkan jalur kereta dengan rute laut.