
Korsel Desak Korut Minta Maaf soal Ranjau DMZ
13 menit yang lalu
Pertemuan di Bali mempertemukan perusahaan rintisan, investor, dan korporasi untuk membuka peluang pendanaan serta kemitraan.
Terbit · 1 min read

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempertemukan 81 perusahaan rintisan, 45 investor, dan 35 korporasi dari 13 negara dalam HUB.ID Global Summit 2026, menurut laporan ANTARA.
Ajang tersebut berlangsung di Sanur, Bali, pada Selasa (20/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian Bali Tech Week 2026.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan kegiatan itu bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem digital Indonesia. Ia menyebut pertemuan bisnis tersebut dirancang untuk membuka akses pendanaan, kemitraan strategis, dan pasar bagi inovasi Indonesia.
“Melalui HUB. ID Global Summit, kolaborasi ini diterjemahkan menjadi pertemuan bisnis yang terarah, membuka akses pendanaan, kemitraan strategis, dan pasar bagi inovasi Indonesia,” ujar Edwin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Edwin mengatakan Indonesia memiliki potensi talenta, inovasi, dan pasar. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong investasi serta membantu perusahaan rintisan berkembang dan memperluas manfaat teknologi ke berbagai daerah.
Menurut laporan yang sama, acara itu melibatkan korporasi, termasuk badan usaha milik negara, perbankan, dan perusahaan internasional. Keterlibatan korporasi ditujukan untuk membuka peluang kerja sama dan akses pasar, selain pendanaan.
Selama dua hari, HUB.ID Global Summit 2026 memfasilitasi 813 sesi pertemuan bisnis satu lawan satu. Sejak diinisiasi pada 2022 hingga 2024, program HUB.ID mencatat investasi dan kesepakatan bisnis lebih dari 60 juta dolar AS atau sekitar Rp1 triliun bagi perusahaan rintisan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.