
Lapas Manado Sidak Kamar Hunian Warga Binaan
27 menit yang lalu
Maman berharap harga tepung disesuaikan dengan kebutuhan UMKM dan menyebut operasi pasar dapat menjadi opsi intervensi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNNIndonesia.com, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman berharap harga tepung di pasaran terkendali agar tidak membebani UMKM penjual makanan yang mengandalkan tepung sebagai bahan baku.
Maman menyampaikan hal itu di kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Ia mengatakan pengendalian harga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha mikro, bukan hanya berfokus pada tinggi atau rendahnya harga.
Maman mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan jika terjadi kenaikan harga tepung. Menurutnya, intervensi dapat dilakukan melalui operasi pasar.
Menurut laporan yang sama, seorang pedagang makanan berbahan kentang dan otak-otak di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, menyebut harga tepung naik dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram dalam beberapa pekan terakhir.
Laporan CNNIndonesia.com juga menyebut pedagang cilor di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, menghadapi kenaikan harga tepung tapioka menjadi Rp16 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp14 ribu. Pedagang itu mengatakan kenaikan tersebut tidak membuatnya mengurangi porsi, tetapi menekan laba penjualan.
Pedagang takoyaki bernama Nano juga mengaku harga tepung terigu sebagai bahan baku utama naik. Ia tetap menjual takoyaki seharga Rp10 ribu per porsi yang berisi delapan buah.
Menurut laporan tersebut, Nano mempertahankan harga dan porsi untuk menjaga pelanggan. Namun, ia mengatakan kenaikan bahan baku turut menekan keuntungan usahanya.