
BI Lepas Likuiditas Rp90 Triliun dari Penurunan GWM
11 menit yang lalu
Gedung baru MHTG ditargetkan beroperasi pada kuartal I 2027 dengan layanan kanker terpadu.
Terbit · 2 min read

Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) menggelar seremoni penutupan atap gedung keempat sebagai bagian dari ekspansi layanan kanker terpadu. Menurut laporan CNN Indonesia, gedung tersebut ditujukan untuk memperkuat peran MHTG sebagai pusat rujukan kanker di Banten.
Gedung seluas 7.643 meter persegi itu terdiri atas sembilan lantai dan satu lantai bawah tanah. Pembangunan berlangsung selama 10 bulan setelah peletakan batu pertama pada Desember 2025, sedangkan gedung baru ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027.
Gedung tersebut akan menampung Pusat Onkologi yang mencakup tahapan deteksi dini, diagnosis, penentuan terapi, pengobatan, hingga perawatan lanjutan. Fasilitasnya antara lain kedokteran nuklir, pemindaian PET digital, mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, dan ruang rawat inap khusus pasien kanker.
Menurut laporan yang sama, pemindaian PET digital akan membantu mengevaluasi penyebaran kanker dan memantau respons pengobatan. Layanan baru itu juga akan terhubung dengan radioterapi menggunakan akselerator linear yang telah tersedia di MHTG sejak 2023; laporan tersebut menyebut MHTG sebagai rumah sakit pertama di Banten yang memiliki teknologi itu.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir, yang memimpin seremoni, menyebut ekspansi tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional. Ia mengatakan pengembangan kapasitas rumah sakit dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kanker yang semakin kompleks.
Presiden Direktur sekaligus CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menjelaskan ekspansi itu mencakup pengembangan teknologi medis, kompetensi tenaga kesehatan, dan kolaborasi internasional. Menurut laporan CNN Indonesia, ia juga menyebut penanganan kanker dan kasus medis kompleks memerlukan keahlian serta kerja sama lintas spesialis, selain teknologi.
Navin mengatakan fasilitas baru akan diintegrasikan dengan layanan di tiga gedung MHTG yang sudah ada. Mayapada Hospital juga bekerja sama dengan Apollo Hospitals India dalam transfer keahlian medis, pengembangan layanan subspesialisasi, dan penerapan praktik kedokteran berbasis bukti ilmiah.
Direktur Rumah Sakit Mayapada Hospital Tangerang, Nurhidayati Endah Puspita Sari, mengatakan kepercayaan masyarakat Tangerang dan Banten selama lebih dari 17 tahun mendorong pengembangan fasilitas dan layanan yang berpusat pada pasien. Ia menyebut Pusat Onkologi dirancang agar pasien dapat menjalani pemeriksaan hingga pengobatan dalam satu fasilitas yang lebih terkoordinasi.