
Polisi Bongkar Industri Rumahan Narkotika di Maros
30 menit yang lalu
Dua wirausaha Indonesia memenangkan kompetisi dunia dan berencana memperluas dampak usaha mereka.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, dua wirausaha perempuan Indonesia, Azalea Ayuningtyas dan Jihan Alfiyyah Munajat, memenangkan kompetisi kewirausahaan sosial Unlock Her Future 2026. Kemenangan itu membuka kesempatan mengakses pendanaan hingga 100 ribu dolar AS.
Malam penganugerahan berlangsung di Shanghai, China, Jumat (23/10/2026). Azalea memimpin Birufinery, sedangkan Jihan, yang juga disebut Alfi Munajat dalam laporan, memimpin HerLens.
Birufinery mengolah rumput laut menjadi biostimulan untuk pertanian. Perusahaan rintisan yang didirikan pada 2024 itu berbasis di Flores dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Azalea mengatakan dukungan dana dapat membantu Birufinery mengedukasi lebih banyak petani kecil tentang biostimulan. Ia juga menyebut perusahaan berencana memperluas rantai pasok rumput laut di Nusa Tenggara Timur dan mengenalkan budidaya rumput laut yang lebih ramah terhadap laut.
HerLens memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu bidan melakukan pemeriksaan awal kanker serviks, terutama bagi perempuan di wilayah pedesaan. Usaha itu dikembangkan pada 2024.
Alfi mengatakan HerLens berencana memperluas edukasi tentang deteksi dini kanker serviks ke tempat-tempat baru. Perusahaan juga terus mengembangkan alat yang digunakan untuk mendukung pemeriksaan awal.
Kompetisi yang digelar The Bicester Collection itu memilih 12 finalis dari sekitar 1.500 pendaftar. Selain peluang pendanaan, para pemenang memperoleh pendampingan profesional, pelatihan kepemimpinan, akses pendidikan, jaringan bisnis internasional, dan eksposur media.