
Mitsubishi Kenalkan Outlander Diamond Trail Edition
15 menit yang lalu
Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 membahas kerja sama energi regional, termasuk rantai pasok gas dan energi bersih berkelanjutan.
Terbit · 1 min read

Pertamina menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ketahanan energi regional saat menjadi tuan rumah pertemuan Dewan ASCOPE ke-51. Menurut laporan CNBC Indonesia, pertemuan itu membahas kerja sama menghadapi tekanan global terhadap sektor energi.
Pertemuan mengusung tema penguatan ketahanan energi melalui kolaborasi. Materi sumber menyebut volatilitas pasar energi global, ketidakpastian geopolitik, dan pertumbuhan permintaan energi sebagai bagian dari tekanan global yang dihadapi kawasan.
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini menyampaikan bahwa kerja sama regional diperlukan untuk mendukung masa depan energi ASEAN yang aman, terjangkau, tangguh, dan berkelanjutan.
Dalam sesi rapat meja bundar, kesepakatan bersama perusahaan energi nasional anggota ASCOPE dibacakan. Emma menegaskan komitmen yang tercakup di dalam kesepakatan itu, termasuk pengembangan sektor hulu minyak dan gas serta penguatan konektivitas rantai pasok gas regional.
Kesepakatan tersebut juga meliputi inovasi energi bersih dan berkelanjutan, pengurangan emisi metana, pengembangan CCS/CCUS, serta perluasan kemitraan strategis dan kolaborasi bisnis.
Simon Seaton, yang mewakili Society of Petroleum Engineers, menyambut keterlibatan perdana organisasinya dalam forum ASCOPE. Ia mengatakan, “Kita perlu mencari cara untuk mengembangkan produksi minyak dan gas secara lebih efisien, mempelajari teknologi CCS/CCUS untuk mengekstraksi lebih banyak gas, serta memanfaatkan teknologi dan keilmuan baru guna mendukung ketahanan dan transisi energi.”
Direktur Pelaksana Otoritas Pengawas dan Regulasi Minyak dan Gas Brunei Darussalam Shamir Salahudin juga menilai kolaborasi lintas negara semakin penting di tengah gangguan geopolitik. “Sangat penting bagi negara-negara ASEAN dan perusahaan minyak nasional untuk saling merangkul dan berkolaborasi demi memastikan ketahanan energi di kawasan ini,” ujarnya.
Di sela-sela rangkaian acara, delegasi ASCOPE mengunjungi Desa Uma Palak di Denpasar Utara dan melihat pelaksanaan program Desa Energi Berdikari. Menurut laporan yang sama, program itu menunjukkan upaya ketahanan energi dan pangan dapat dimulai dari komunitas serta mendukung kemandirian masyarakat setempat.