
Nagelsmann Masuk Radar Pengganti Carrick di MU
15 menit yang lalu
Dewan baru ini diarahkan untuk memperkuat literasi dan akses keuangan serta manfaatnya bagi keluarga.
Terbit · 1 min read

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) pada Kamis (22/10/2026). Menurut laporan CNN Indonesia, peresmian itu berlangsung di sela Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
DNKK dibentuk untuk memperkuat kesejahteraan keuangan masyarakat dan melengkapi kebijakan inklusi keuangan yang sebelumnya dijalankan melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).
Gagasan pembentukan DNKK disampaikan Prabowo pada 27 November 2025, setelah bertemu Ratu Máxima dari Belanda. Saat itu, Máxima menjabat sebagai advokat khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk kesehatan keuangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo mengusulkan pembentukan DNKK untuk melengkapi atau menyempurnakan DNKI. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi Sekretariat Negara pada Kamis (27/11/2025), menurut laporan CNN Indonesia.
Pembentukan dewan ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk menyelaraskan akses layanan keuangan dengan kemampuan masyarakat mengelola keuangan. Airlangga menyampaikan pada November 2025 bahwa inklusi keuangan Indonesia mencapai 92,7 persen, sedangkan literasi keuangan berada di angka 66,4 persen.
Pemerintah mengarahkan DNKK untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keuangan keluarga. Fokusnya antara lain memperluas akses pembiayaan yang murah dan mudah dijangkau, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Agenda DNKK mencakup peningkatan kesejahteraan keuangan keluarga, perluasan akses layanan keuangan, penguatan literasi dan inklusi, serta koordinasi program kementerian dan lembaga. Airlangga menyebut pembentukannya berlandaskan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2026.
Prabowo menjadi Ketua DNKK, Airlangga menjabat Ketua Harian, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjadi Wakil Ketua. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjadi Wakil Ketua Harian; anggotanya terdiri atas sejumlah menteri terkait.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.