
OJK Fasilitasi Digitalisasi Pembiayaan UMKM di Sultra
10 menit yang lalu
Produk olahan kelapa Royal Agro Industri telah menjangkau 35 negara dan ditargetkan 50 negara pada 2027.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, CEO Royal Agro Industri Anna Valentina menyebut produk olahan kelapa perusahaannya telah tersebar di 35 negara. Pernyataan itu disampaikan dalam dialog di program Squawk Box CNBC Indonesia pada Jumat (23/10/2026).
Perusahaan menargetkan jangkauan pasar bertambah menjadi 50 negara pada 2027. Pasar utamanya berada di Eropa, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan China.
Royal Agro Industri terus mendorong hilirisasi kelapa untuk memenuhi kebutuhan pasar kelapa dunia. Produk utama yang menjadi fokus adalah kelapa parut kering berlemak tinggi, minyak kelapa mentah, bungkil, dan kopra.
Untuk memenuhi kebutuhan internasional, produsen olahan kelapa terus meningkatkan produksi. Caranya dengan menambah produksi dan pabrik serta meningkatkan kualitas produk hilirisasi kelapa.
Di sisi lain, sektor kelapa menghadapi tantangan berupa petani yang menua dan usia pohon kelapa yang tua. Kondisi itu membutuhkan upaya peremajaan tanaman atau replanting.
Menurut laporan yang sama, mayoritas ekspor kelapa Indonesia masih berupa kelapa mentah. Karena itu, upaya meningkatkan hilirisasi dinilai perlu, seperti yang dilakukan negara lain, misalnya Filipina.
Biaya logistik yang tinggi juga masih menjadi tantangan bagi sektor kelapa.
Dialog tersebut dipandu Andi Shalini bersama Anna Valentina dan membahas strategi pengembangan hilirisasi kelapa.