
Turnamen SVA Senayan Diikuti 64 Pemain Padel
14 menit yang lalu
Cadangan beras pemerintah mencapai 4,8 juta ton pada September 2026, sejalan dengan naiknya serapan dan produksi gabah.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, Badan Pangan Nasional memastikan stok cadangan beras nasional aman hingga akhir 2026. Stok itu menguat pada September 2026 dengan total cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,8 juta ton.
Analis ESG CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa, menyebutkan bahwa peningkatan CBP sejalan dengan lonjakan serapan beras.
Menurut laporan yang sama, lonjakan serapan itu terjadi imbas meningkatnya produksi petani. Produksi gabah kering giling petani disebut mencapai 43,9 juta ton dari luas sawah 8,32 juta hektare.
Selain itu, terdapat dukungan subsidi harga pupuk dengan alokasi pupuk subsidi sebanyak 9,8 juta ton, termasuk NPK dan urea.
Dialog tersebut juga mengangkat pertanyaan mengapa harga beras tinggi ketika stok naik, serta efek lonjakan stok beras terhadap kesejahteraan petani di tengah ancaman El Nino.
Dialog antara Shania Alatas dan Salma Laiqa itu merupakan bagian dari program Squawk Box CNBC Indonesia pada Kamis (22/10/2026).
Download the Hive app for live alerts and offline reading.