
Supratman Bidik e-Notary Rampung Akhir 2026
12 menit yang lalu
Yance menilai akses pembiayaan dan edukasi keuangan perlu diperluas untuk mendukung usaha produktif di Papua Barat.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Anggota Komite IV DPD RI Yance Samonsabra meminta layanan jasa keuangan menjangkau seluruh wilayah Papua Barat, terutama daerah terpencil, untuk mendukung pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Yance menyampaikan hal itu dalam kegiatan FinExpo 2026 di Universitas Papua, Manokwari, Jumat (23/10/2026).
Ia mengatakan perluasan layanan perlu memperhitungkan kondisi geografis, ketersediaan infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat setempat agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi produktif.
“Supaya petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro kecil bisa akses bantuan modal untuk kembangkan usaha produktif,” kata Yance. Menurutnya, keterbatasan modal membuat pengembangan sektor perikanan, pertanian, perkebunan, dan pengelolaan hasil hutan belum berjalan maksimal sesuai harapan.
Yance meminta pemerintah daerah dan otoritas terkait memfasilitasi pembiayaan yang sesuai dengan skala usaha serta kemampuan masyarakat membayar pinjaman. Ia menilai potensi ekonomi Papua Barat belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan modal usaha.
Ia juga berharap Otoritas Jasa Keuangan, industri perbankan, dan lembaga pembiayaan nonbank mengoptimalkan edukasi serta sosialisasi sebelum masyarakat mengambil keputusan keuangan.
Menurut laporan yang sama, Yance menyoroti indeks literasi keuangan Papua Barat sebesar 41,60 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan tercatat 86,75 persen. Ia meminta pemerintah daerah, OJK, serta lembaga keuangan berkolaborasi memperkuat edukasi mengenai produk keuangan legal, risiko kredit, dan investasi.
Yance menyebut edukasi keuangan juga penting untuk melindungi masyarakat dari penawaran pinjaman daring dan investasi ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial. “Perlindungan bagi konsumen merupakan hal yang paling prioritas supaya masyarakat tidak terjebak dengan penawaran investasi dan pinjaman ilegal,” ujarnya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.