
Como Kalahkan Manchester United 4-1
50 menit yang lalu
Bamsoet menekankan pendekatan kesejahteraan dan perlindungan warga dalam menjaga keamanan nasional.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA Manado, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bambang Soesatyo mendorong kebijakan keamanan nasional berjalan seiring dengan keadilan dan kesejahteraan. Hal itu disampaikannya dalam rapat bidang politik, hukum, dan keamanan Wantimpres di Jakarta.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah anggota Wantimpres, termasuk Koordinator Bidang Polhukam Agum Gumelar. Rapat berlangsung Rabu (21/10/2026).
Dalam pembahasan Papua, Bamsoet menekankan pendekatan kemanusiaan, dialog, peningkatan kesejahteraan, dan percepatan pembangunan. Ia menyebut pemerintah telah membangun fondasi melalui otonomi khusus, pembangunan infrastruktur, dan penguatan layanan publik.
Menurut laporan yang sama, Bamsoet menyebut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 menaikkan alokasi dana otonomi khusus menjadi 2,25 persen dari plafon Dana Alokasi Umum nasional. Namun, tantangan geografis, keterbatasan akses layanan dasar, dan ketimpangan pembangunan masih memerlukan penanganan berkelanjutan.
Ia merujuk data Badan Pusat Statistik yang mencatat tingkat kemiskinan di Papua Pegunungan sebesar 27,21 persen pada September 2025. Bamsoet mendorong pengawasan penggunaan dana otonomi khusus berbasis hasil, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat adat, serta pembangunan infrastruktur dasar hingga wilayah terpencil.
Bamsoet juga mendorong perluasan dialog dengan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat Papua. Menurutnya, pendekatan kesejahteraan perlu disertai perlindungan masyarakat sipil, penegakan hukum profesional, serta koordinasi pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, dan tokoh setempat.
Selain Papua, rapat membahas reformasi hukum, pemberantasan korupsi, keamanan siber, ketahanan energi dan pangan, serta perkembangan geopolitik. Bamsoet mendorong kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber dan gangguan terhadap infrastruktur strategis.
Ia mengutip data Badan Siber dan Sandi Negara yang mencatat sekitar 5,16 miliar anomali lalu lintas internet sepanjang 2025. Bamsoet meminta penguatan standar keamanan sistem elektronik vital, audit berkala, dan koordinasi antarlembaga; ia juga menyoroti pengawasan distribusi bahan bakar minyak dan pasokan pangan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.