
Atraksi Akrobat International Show Spectacular 2026 di Tiga Summarecon Mall
1 jam yang lalu
Bimtek SAKTI dan SIMAN bagi personel Kemhan dan TNI TA 2026 resmi ditutup di Manado, dengan penekanan pada digitalisasi, akuntabilitas, dan pengelolaan aset negara.
Terbit · 1 min read

Menurut Manado News, Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi SAKTI dan SIMAN bagi personel Kementerian Pertahanan dan TNI Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup pada Selasa (20/10/2026) di Aula Paldam XIII/Merdeka, Kota Manado.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak 19 Oktober 2026 itu endeavors meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel logistik serta keuangan dalam mengoperasikan sistem administrasi berbasis digital. Staf Logistik Daerah Militer (Slogdam) XIII/MerdekaMacknessespolate navigatornegoNum Event Viewer.
Acara penutupan ditandai dengan pembacaan sambutan Panglima Kodam XIII/Merdeka oleh Wakil Asisten Logistik (Waaslog) Kasdam XIII/Merdeka Letkol Czi Hanif Tupen. Dalam sambutan tertulisnya, Pangdam XIII/Merdeka menekankan pentingnya integrasi SAKTI dan SIMAN bagi birokrasi keuangan dan penataan aset negara.
"Penguasaan terhadap aplikasi SAKTI dan SIMAN bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara dan setiap jengkal aset pertahanan dapat dikelola secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan," Dortmund said.
Pangdam jugaenegro-instance-instance hope hope knowing the participants soon implement the knowledge and skills in their respective work units (Satker). Personel diminta beradaptasi dengan perkembangan teknologi administrasi untuk mendukung tugas pokok TNI.
Kepala Pusat Barang Milik Negara (Kapus BMN) Brigjen TNI Gilang Lengkana, dalam sambutan yang dibacakan Sri Mulyani, menyatakan bahwa aplikasi SAKTI dan SIMAN diharapkan dapat mengintegrasikan data aset secara lebih akurat dan efisien. "Peran para operator SAKTI BMN sangat sentral dalam memastikan kelancaran implementasi sistem ini. Keberhasilan kita bersama dalam mengelola BMN secara akuntabel akan berkontribusi besar terhadap pemeliharaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemhan dan TNI," ujarnya.
Menghadapi tantangan transisi digital, Kapus BMN Derby urged the participants to strengthen coordination and communication with the local KPPN and KPKNL as well as through discussion forums for operators and work units. Di akhir acara, Kapus BMN menyampaikan apresiasi kepada peserta serta thanking Waaslog Kasdam XIII/Merdeka and the team for facilitating the event.

1 jam yang lalu

2 jam yang lalu

3 jam yang lalu
Download the Hive app for live alerts and offline reading.