
Jeevawasa Buka Emana Aruna di Nusa Penida
1 jam yang lalu
Sebanyak 828 warga sekitar telah dievakuasi ke Pulau Tagulandang, dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga Desa Pumpente.
Terbit · 2 min read

SITARO - Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, telah mengalami serangkaian letusan dalam dua hari terakhir.
Erupsi terakhir terjadi pada malam sekitar pukul 21.15 Wita, dengan kolom abu mencapai ketinggian 3.000 meter, diiringi suara gemuruh dan gempa. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status Gunung Ruang menjadi level IV atau 'Awas' pada Rabu (17/4) pukul 21.00 Wita.
Sebanyak 828 warga sekitar telah dievakuasi ke Pulau Tagulandang, dengan rincian 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga Desa Pumpente.
Evakuasi dilakukan untuk menghindari risiko potensi tsunami dan awan panas yang bisa timbul akibat erupsi Gunung Ruang. Masyarakat di pantai barat Pulau Tagulandang diungsikan ke pantai timur sebagai langkah pencegahan.
Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Juliana Doris Jane Rumambi, menekankan pentingnya evakuasi untuk menghindari dampak lanjutan.
"Mohon segera mengungsi ke pantai timur untuk menghindari terjadinya tsunami dan lontaran batu pijar di wilayah pantai barat," ujar Doris melalui pesan singkat, Rabu (17/4).
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mengingatkan akan tinggi gelombang tsunami akibat erupsi Gunung Ruang, yang dapat mencapai 25 meter.
Peringatan ini didasarkan pada data sejarah letusan Gunung Ruang di masa lalu.
"Untuk sejarah potensi tsunaminya itu di ketinggian 25 meter dan melanda beberapa ratus meter di bagian sisi barat-barat daya daratan Pulau Tagulandang," ujar Ketua Tim Kerja Gunung Api Heruningtyas dalam Konferensi Pers Status Gunung Ruang, Kamis.
Heruningtyas menjelaskan bahwa pada letusan Gunung Ruang pada 3 Maret 1871, gelombang pasang atau tsunami setinggi 25 meter muncul usai gempa dan gemuruh erupsi.
Tsunami tersebut melanda pantai Tagulandang dan menyerang sejauh 180 meter dari pantai, menyebabkan korban sebanyak 300-400 orang.
"Hal ini yang menyebabkan kami menggunakan radius 6 km, karena adanya potensi tsunami yang mengancam di sisi bagian barat Pulau Tagulandang," kata Heruningtyas.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.