
Lima Tim Masuk Best Five DBL Dance Sulut
33 menit yang lalu
Dandim 1302/Minahasa menginisiasi kajian sejarah bersama sejarawan untuk persiapan nama dan lambang satuan baru.
Terbit · 1 min read

Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng menginisiasi kajian sejarah Minahasa bersama sejarawan Prof. Dr. Perry Rumengan sebagai persiapan pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), seperti dilaporkan Manado Post.
Kajian itu berlangsung pada Rabu (14/10/2026). Nama dan lambang Brigade serta Batalyon direncanakan mengadopsi unsur asli dari khazanah sejarah leluhur Minahasa.
Dalam kajian tersebut, Perry menyampaikan bahwa "senjata" utama masyarakat Minahasa bertumpu pada sejumlah prinsip kehidupan, antara lain keyakinan, keberanian, dan keteguhan hati, serta kemampuan menyatu dengan alam. Nilai kejuangan itu dimetaforakan melalui burung Manguni, yang sejak masa lalu menjadi pandu dalam perang maupun aktivitas kemasyarakatan.
Menurut Bonaventura, penggunaan nama asli Minahasa bertujuan melestarikan nilai sejarah perjuangan daerah serta menumbuhkan rasa bangga dan keterikatan kultural antara prajurit TNI dan masyarakat lokal.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.