
Atraksi Akrobat International Show Spectacular 2026 di Tiga Summarecon Mall
1 jam yang lalu
Kemensos menargetkan pembangunan 500 gedung permanen Sekolah Rakyat dalam tiga hingga empat tahun. Saat ini, lebih dari 44.000 siswa belajar di 182 titik penyelenggaraan.
Terbit · 1 min read

Kementerian Sosial menargetkan pembangunan 500 gedung permanen Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Program itu ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin, menurut laporan ANTARA.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan target tersebut saat meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa. Ia mengatakan gedung permanen itu diarahkan agar tersedia di setiap kabupaten dan kota, dengan fasilitas pendidikan untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Saifullah mengatakan pembangunan tersebut ditargetkan dapat menampung lebih dari satu juta siswa. Saat ini, lebih dari 44.000 siswa mengikuti pendidikan di 182 titik Sekolah Rakyat; 93 titik di antaranya telah menggunakan gedung permanen.
Menurut Saifullah, pembangunan gedung permanen memerlukan dukungan pemerintah daerah, terutama penyediaan lahan seluas tujuh hingga delapan hektare. Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga miskin yang masuk Desil 1–2 berdasarkan kriteria administratif, termasuk yang belum pernah bersekolah atau putus sekolah.
Ia menjelaskan pembelajaran diawali dengan matrikulasi selama lebih dari tiga bulan untuk menyesuaikan kemampuan siswa. Program itu juga memadukan pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial sesuai kebutuhan masing-masing anak.
Pemerintah turut mengintegrasikan pemberdayaan keluarga melalui bantuan perbaikan rumah dan penguatan kapasitas ekonomi. Saifullah mengatakan lebih dari 7.000 rumah orang tua siswa telah dibantu agar lebih layak huni, sementara lebih dari 160.000 keluarga diberdayakan melalui program Kementerian Sosial.
Dukungan pembelajaran juga mencakup pengadaan laptop untuk siswa dan guru serta papan tulis digital di ruang kelas. Menurut naskah ANTARA, lebih dari 15.000 laptop telah dibagikan pada tahun ajaran 2025 dan sekitar 30.000 unit tambahan direncanakan pada 2026.

1 jam yang lalu

1 jam yang lalu

2 jam yang lalu
Download the Hive app for live alerts and offline reading.