
Kemenpar Rekomendasikan Agen untuk Paket Wisata Bogor
9 menit yang lalu
Sebanyak 783 peserta mengikuti program magang BRI pada 2026; alumni angkatan pertama mulai direkrut.
Terbit · 2 min read

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendukung Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan dengan memberi peserta pengalaman kerja langsung dan pembelajaran terarah. Menurut laporan Manado Post, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan hal itu saat kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke kantor pusat BRI di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Yassierli meninjau pelaksanaan program, berdialog dengan peserta dan mentor, serta bertemu dengan sejumlah alumni yang kini bekerja di BRI. Program ini memberi kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja di dunia industri.
Pada 2026, BRI menjadi peserta Program Magang Nasional untuk tahun kedua. Perusahaan itu menerima 571 peserta dalam tiga angkatan pada 2025 dan kini memiliki 783 peserta aktif, sehingga jumlah peserta sejak program diikuti mencapai 1.354 orang.
Dari peserta tahun ini, 436 orang ditempatkan di 65 grup Kantor Pusat BRI, antara lain pada bidang teknologi informasi, manajemen risiko, pengelolaan kekayaan, dan bisnis ultramikro. Sebanyak 347 peserta lainnya tersebar di 17 kantor regional BRI, dari Medan hingga Jayapura.
Hery mengatakan penyebaran peserta ke berbagai daerah dimaksudkan untuk memperluas akses terhadap pengalaman kerja, agar kesempatan magang tidak hanya terpusat di Jakarta atau kota besar. BRI menyiapkan kurikulum BRILiaN Internship Assistant Program yang mencakup analisis data, administrasi operasional, komunikasi, pengetahuan perbankan, penyusunan laporan, dan penerapan ilmu di unit kerja.
Dari 571 peserta program pada 2025, sebanyak 133 orang telah direkrut untuk bekerja di BRI. Hery menyatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang bergabung dengan perusahaan, tetapi juga dari bekal kompetensi, pengalaman, etos kerja, dan kepercayaan diri mereka.
Yassierli mengapresiasi pendampingan mentor dan pembelajaran terstruktur yang disiapkan BRI selama enam bulan. Menurut laporan yang sama, proses tersebut dirancang untuk membantu peserta mempelajari kompetensi, menjalani praktik kerja, dan mengelola proyek sebagai persiapan mengikuti sertifikasi profesi pada akhir program.
“Saya mengapresiasi BRI karena programnya dirancang dengan sangat baik. Mentor membantu menyiapkan secara detail selama enam bulan peserta akan belajar apa, mempraktikkan apa, dan mengelola proyek apa. Harapannya, sampai akhir bulan keenam mereka sudah memiliki pengalaman dan kompetensi yang cukup untuk memasuki dunia kerja,” ujar Yassierli. Program Magang Nasional pada 2026 menargetkan 150 ribu peserta mengikuti magang dan memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.