
Saan Mustopa: Pendidikan Memutus Kemiskinan
15 menit yang lalu
Mojtaba Khamenei memerintahkan pembaruan sasaran militer Iran di tengah ancaman perang kembali dengan AS dan Israel.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, Iran memperluas daftar target potensial militernya dengan memasukkan aset berwujud dan tidak berwujud milik Amerika Serikat (AS) serta Israel. Perintah itu disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei kepada para komandan militer di tengah ancaman pecahnya kembali perang dengan kedua negara.
Peringatan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran tertinggi militer Iran pada Sabtu (31/10/2026).
Mojtaba memerintahkan para komandan memperbarui basis data sasaran agar berbagai aset milik AS dan Israel dapat dijangkau angkatan bersenjata Iran. Aset yang disebut mencakup kepentingan keuangan dan aset lainnya.
Menurut laporan yang sama, pertemuan itu merupakan yang pertama kali dilaporkan antara Mojtaba dan para komandan utama angkatan bersenjata sejak perang pecah pada 28 Februari 2026.
Dalam pernyataannya, Mojtaba mengatakan, “Setiap tingkat dan jenis ancaman harus dihadapi dengan respons segera, efektif, dan tanpa batasan geografis,” seperti dikutip iNews.id pada Senin (2/11/2026).
Mojtaba juga menyatakan bahwa jika AS dan Israel kembali melancarkan serangan militer atau teror, angkatan bersenjata Iran bersama rakyatnya akan menentukan kapan dan dalam kondisi seperti apa konflik berakhir.