
Sjafrie Sebut Pertahanan Menguat di Era Prabowo
57 menit yang lalu
Arahan mencakup penanganan karhutla, ketahanan nasional, swasembada pangan, dan kemandirian energi.
Terbit · 1 min read

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan rangkuman arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan sebagai salah satu fokus. Menurut laporan ANTARA Manado, arahan itu disampaikan dalam sidang yang dipimpin Prabowo.
Sidang berlangsung di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026), di hadapan anggota Kabinet Merah Putih dan pejabat negara lainnya. Teddy menyampaikan kembali arahan tersebut di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Dalam sidang itu, Prabowo memerintahkan jajarannya mengusut dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Teddy berkata, “Mengusut tuntas dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan serta menindak tegas pihak yang terbukti melanggar hukum,” saat menyampaikan kembali perintah Presiden.
Prabowo juga menekankan perlindungan kekayaan alam Indonesia, penguatan ketahanan nasional, dan persatuan bangsa di tengah ketidakpastian global serta konflik di sejumlah kawasan.
Arahan lainnya mencakup upaya mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi. Pemerintah, menurut laporan yang sama, memprioritaskan optimalisasi sumber daya alam dalam negeri, termasuk pengembangan biodiesel dan bioetanol.
Teddy mengatakan Prabowo berpesan agar jajaran kabinet menjalankan amanat rakyat dengan keberanian, ketegasan, dan tanggung jawab. Ia mengutip pesan Presiden: “Jalankan mandat rakyat dengan berani, tegas, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kepentingan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,”
Sidang tersebut digelar untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan Prabowo yang telah berjalan selama dua tahun. Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan kekompakan jajaran kabinet, kata Teddy.
Teddy menilai dua tahun pertama pemerintahan menjadi landasan untuk memperkuat capaian pembangunan dan melanjutkan agenda strategis nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia mengatakan, “Dua tahun pertama menjadi pijakan untuk melanjutkan kerja nyata menuju Indonesia yang mandiri, tangguh, dan sejahtera,”
Download the Hive app for live alerts and offline reading.