
Penyebab Kedutan Mata dan Tafsir Budayanya
12 menit yang lalu
Anggota parlemen Korea Selatan mempertanyakan dugaan keretakan timnas, yang belum dikonfirmasi KFA maupun para pemain.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Korea Herald, anggota parlemen Korea Selatan Jung Yeon-wook mempertanyakan dugaan bahwa sejumlah pemain timnas tak lagi menyebut nama kapten Son Heung-min. Son kabarnya hanya dipanggil dengan sebutan nomor 7 atau orang itu, sehingga muncul spekulasi konflik di ruang ganti tim berjuluk Taegeuk Warriors.
Isu tersebut mencuat dalam audit parlemen Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional pada Rabu (21/10/2026). Jung menanyakannya kepada Lee Yong-soo, pelaksana tugas kepala Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), yang hadir sebagai saksi.
Jung juga menyinggung kemungkinan adanya pemain yang tidak senang dengan status Son sebagai kapten. Lee mengaku hanya mengetahui gambaran umum dinamika internal tim dan menolak membeberkan detail pembicaraan para pemain demi menjaga privasi tim.
Menurut laporan yang sama, Lee menyatakan berharap tim menjadi lebih bersatu. Harapan itu ia sampaikan terkait kekompakan skuad di bawah pelatih sementara Robert Moreno.
Spekulasi berkembang setelah Jung memutar rekaman wawancara bek Kim Min-jae dan gelandang Hwang In-beom seusai laga persahabatan melawan Venezuela pada awal Oktober. Dalam rekaman itu, Kim mengkritik kontribusi pemain depan dalam membantu pertahanan, sedangkan Hwang mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi tim.
Jung juga menyoroti pertemuan Hyun Young-min, kepala komite tim nasional KFA, dengan Son, Kim, dan Hwang setelah pertandingan. Pertemuan itu dilaporkan berlangsung hingga lewat tengah malam, dan Jung menilai kurangnya penjelasan dari asosiasi membuat spekulasi konflik internal semakin berkembang.
Media lokal sebelumnya melaporkan bahwa Kim, Hwang In-beom, dan penyerang Hwang Hee-chan, yang sama-sama lahir pada 1996, sempat mempertimbangkan pensiun dari tim nasional setelah laga persahabatan melawan Uzbekistan pada 6 Oktober. Ketiganya disebut tidak puas dengan kepemimpinan Son dan menilai tim terlalu berpusat pada sang kapten, tetapi kabar rencana pensiun itu belum terkonfirmasi.
KFA menyatakan melalui Instagram pada 13 Oktober 2026 bahwa klaim yang belum terverifikasi telah menyebar di internet dan memicu serangan pribadi terhadap sejumlah pemain. KFA menghormati hak penggemar untuk mengkritik, tetapi memperingatkan bahwa rumor palsu dan serangan personal menambah tekanan terhadap para pemain.
Kontroversi ini muncul menjelang agenda internasional Korea Selatan pada November dan persiapan menuju Piala Asia pada Januari 2027. Hingga kini, dugaan bahwa Son tak lagi dipanggil dengan namanya belum dikonfirmasi secara terbuka oleh KFA maupun para pemain yang disebut terlibat.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.