
IPB University dan DAAD Perkuat Kerja Sama Riset
12 menit yang lalu
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kalah di semifinal Indonesia Masters 2026 di Kudus.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, dua tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, gagal melaju ke final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah kalah pada babak semifinal, Sabtu (24/10/2026).
Mutiara kalah dari wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy, dalam dua gim langsung dengan skor 18-21, 19-21 di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Sebelumnya, Dhinda juga tersingkir setelah kalah dari wakil China, Xu Wen Jing, dengan skor 12-21, 12-21.
Seusai pertandingan, Mutiara mengakui masih banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama pukulan yang menyangkut di net. Menurut dia, lawannya tampil lebih akurat dalam menempatkan bola sehingga arah serangannya sulit diantisipasi.
Meski gagal mencapai final, Mutiara tetap bersyukur karena mampu melangkah hingga semifinal turnamen bulu tangkis level Super 100 tersebut. "Apalagi, pencapaian itu bukan sesuatu yang mudah didapatkan. Pasti ada proses-proses di balik itu. Jadi, dibanding harus terlalu menyesali, saya merasa saya harus bersyukur dan evaluasi lagi. Terutama soal ketenangan permainan serta adaptasi terhadap perubahan pola lawan perlu dipertajam lagi," ujar Mutiara.
Menurut laporan yang sama, Mutiara mengatakan pencapaian tersebut merupakan kali kedua dirinya menembus semifinal turnamen level Super 100. Ia menilai ketenangan saat bertanding dan kemampuan menyesuaikan pola permainan dengan perubahan strategi lawan menjadi aspek yang perlu diperbaiki.
Sementara itu, Lo Sin Yan Happy mengaku senang dapat kembali mencapai final setelah sekitar enam bulan tidak tampil pada partai puncak turnamen. "Saya rasa sudah sekitar setengah tahun yang lalu. Jadi, ini adalah momen yang sangat menyenangkan bagi saya," ujar Lo.
Pemain Hong Kong itu mengatakan mampu mengendalikan permainan pada gim pertama, termasuk ketika terlibat dalam reli panjang. Namun, pada gim kedua, Lo mengakui sempat kehilangan kendali karena terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan.
Meski demikian, Lo mengaku puas karena berhasil kembali mencapai final Indonesia Masters untuk kedua kalinya. Pada partai final, ia akan menghadapi Xu Wen Jing yang sebelumnya mengalahkan Dhinda di semifinal.