
Apartemen Ikan Tingkatkan Tangkapan Nelayan Barru
13 menit yang lalu
Keikutsertaan 12 atlet Indonesia di Dakar diprioritaskan sebagai pengalaman bertanding internasional.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tidak memasang target medali bagi 12 atlet Indonesia yang akan bertanding pada Olimpiade Remaja 2026 di Dakar, Senegal. Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan pengalaman internasional menjadi prioritas bagi para atlet muda.
Pernyataan itu disampaikan setelah pengukuhan dan pelepasan kontingen di Kantor KOI, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Kontingen dijadwalkan berangkat bertahap mulai Sabtu (24/10).
“Kalau terkait target medali, kami tidak ada, karena partisipasi atlet muda Indonesia yang paling diutamakan,” kata Okto, menurut laporan ANTARA.
Kontingen terdiri atas enam atlet putra dan enam putri yang akan mengikuti sembilan cabang olahraga: skateboard, bulu tangkis, renang, atletik, balap sepeda, judo, berkuda, triatlon, dan wushu. Secara keseluruhan, rombongan Indonesia berjumlah 31 orang, termasuk pelatih, pemimpin kontingen, dan ofisial.
Okto menjelaskan keikutsertaan di ajang tersebut memberi kesempatan kepada atlet untuk mengembangkan kemampuan dan menghadapi persaingan internasional. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal untuk kompetisi mendatang, termasuk Olimpiade 2028.
Perjalanan menuju Dakar diperkirakan membutuhkan waktu setidaknya 30 jam. Para atlet juga perlu beradaptasi dengan lingkungan dan memenuhi kebutuhan selama berada di Senegal.
Menurut laporan yang sama, KOI telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kesiapan keberangkatan dan kebutuhan kontingen. Pemimpin kontingen Ita Yuliati juga berkomunikasi dengan pihak terkait di Indonesia dan Senegal.
Olimpiade Remaja Dakar dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026. Ajang itu merupakan edisi keempat Olimpiade Remaja dan penyelenggaraan Olimpiade pertama di Benua Afrika.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.