
Sashenka Tambah Latihan Mandiri Jelang YOG 2026
14 menit yang lalu
Alumni pesantren di Sidrap meraih dua medali pada cabang para bulu tangkis Asian Para Games 2026.
Terbit · 1 min read

Alumni Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Muh Al Imran, meraih medali emas dan perunggu cabang para bulu tangkis Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Menurut laporan ANTARA, pimpinan pesantren KH Suardi Latarebbi menyampaikan kebanggaannya atas prestasi tersebut.
Pertandingan berlangsung di Jepang. Imran meraih emas pada nomor ganda putra SL3-SU5 bersama Suryo Nugroho setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Shin Kyung Hwan dan Cho Nadan pada final Jumat (23/10/2026) dengan skor 25-23, 21-8.
Dalam keterangan yang diterima di Makassar pada Jumat (23/10/2026), Suardi mengatakan, “Ini merupakan kado istimewa bagi pesantren, khususnya Pesantren Benteng, di Hari Santri Nasional ini, di mana Imran selama enam tahun menempuh pendidikan di sini dan mampu membawa nama harum untuk bangsa ini.”
Menurut laporan yang sama, Imran memperoleh medali perunggu pada nomor tunggal putra SL3 setelah kalah dari wakil India Nitesh Kumar di semifinal dengan skor 19-21, 16-21.
Suardi menyebut pencapaian Imran diraih melalui ketekunan dan kerja keras. Imran menekuni bulu tangkis sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Imran menempuh pendidikan selama enam tahun di Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Benteng dan pernah belajar di Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Pada Pekan Paralimpiade Nasional 2024 di Solo, Jawa Tengah, Imran meraih emas saat memperkuat kontingen Jawa Barat. Prestasi itu turut mengantarkannya bergabung dengan pemusatan latihan nasional untuk persiapan Asian Para Games 2026.
Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 18–24 Oktober. Ajang tersebut mempertandingkan 18 cabang olahraga dan diikuti kontingen dari 45 negara dan teritori di Asia.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.