
Petugas Tingkatkan Pengawasan Pantai Selatan Cianjur
13 menit yang lalu
Atlet panahan junior DKI Jakarta meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu di Jakarta Series 2 Tahun 2026.
Terbit · 2 min read

Atlet panahan junior DKI Jakarta, Muhammad Sakhi Athaillah, meraih empat medali pada turnamen Jakarta Series 2 Tahun 2026 di Stadion Gongseng, Jakarta Timur. Menurut laporan ANTARA, ia membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Sakhi, atlet berusia 14 tahun yang duduk di kelas IX Junior High School Budi Cendekia Islamic School, tampil pada nomor recurve umum putra jarak 70 meter dan recurve U15 putra jarak 40 meter. Ia juga membantu DAD Archery Club meraih gelar juara umum.
Medali perunggu diraih pada nomor recurve umum beregu putra jarak 70 meter bersama Owen Abdillah Tantra dan Darryl Threezqi Ilyasa. Adapun medali perak diperoleh pada nomor kualifikasi recurve junior putra U15 jarak 40 meter.
Sakhi meraih emas pada nomor eliminasi recurve putra U15 jarak 40 meter. Emas lainnya datang dari nomor recurve beregu putra U15 jarak 40 meter, saat ia memperkuat tim bersama Moreno dan Owen Abdillah Tantra.
"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada kedua orang tua, pelatih, dan teman-teman dari DAD Archery Club," kata Sakhi di Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Menurut laporan yang sama, pada turnamen Jakarta Series Open 1 Tahun 2026 yang berlangsung 12-14 Juni 2026, Sakhi meraih dua medali emas. Emas itu datang dari nomor kualifikasi recurve junior U15 putra jarak 40 meter dan recurve beregu U15 putra jarak 40 meter bersama Ziqra Zein Tubagus Chan dan Owen Abdillah Tantra.
Sakhi juga pernah mengikuti Singapore Archery Youth Championship pada 2-5 Juli 2026, yang diikuti atlet dari Singapura, Filipina, Laos, Malaysia, Taiwan, dan Indonesia. "Semoga saya nantinya juga bisa sampai di ajang Olimpiade untuk mengharumkan nama Indonesia," ucap Sakhi.
Pelatih DAD Archery Club, Sanjaya, menjelaskan bahwa klubnya menjadi juara umum Jakarta Series 2 Tahun 2026 dengan total 13 medali emas, 12 perak, dan 11 perunggu untuk kategori beregu atau tim serta individual atau perorangan. "Tentu sangat membanggakan sekali atlet-atlet pelajar dari DAD Archery Club bisa menorehkan prestasi di kompetisi ini. Saya harap seluruh atlet yang sudah berprestasi untuk tidak cepat berpuas diri. Bagi yang belum menuai prestasi jangan berkecil hati dan harus semakin giat berlatih," jelas Sanjaya.
Sanjaya turut mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Bapopsi, dan Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) DKI Jakarta yang mendukung cabang olahraga panahan. "Adanya kompetisi atau kejuaraan ini sangat penting karena juga bisa menjadi sarana evaluasi atlet agar bisa semakin baik lagi nantinya," ucap Sanjaya.