
Survei IPO: 66 Persen Puas dengan Kinerja Prabowo
10 menit yang lalu
PSMS Medan menyiapkan diri menjamu PSIS Semarang di pekan ketujuh Pegadaian Championship setelah dua laga tanpa kemenangan.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027. Laga itu digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (25/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Pelatih PSMS Eko Purdjianto menyatakan di Medan, Sabtu (24/10/2026), bahwa persiapan timnya berjalan baik. Ia bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dan memperbaiki sejumlah kekurangan setelah gagal menang dalam dua pertandingan terakhir.
PSMS sebelumnya kalah 1-2 dari PSPS Pekanbaru, lalu bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang. Menurut laporan yang sama, dua hasil tersebut menjadi pengingat agar skuad PSMS tidak kehilangan konsentrasi, terutama saat pertandingan memasuki menit-menit krusial.
Eko mengatakan, “Persiapan tim sangat bagus. Masih ada satu sesi latihan sore, dan kami sudah menyiapkan teknik, taktik, serta mental pemain. Semoga besok PSMS bisa menampilkan permainan terbaik dan mendapatkan hasil terbaik.”
Eko menegaskan bahwa posisi PSIS di bawah PSMS dalam klasemen bukan alasan untuk meremehkan lawan. Menurut dia, setiap pertandingan punya tingkat kesulitan tersendiri. “Setiap pertandingan adalah final. Kami harus bekerja keras, apalagi ini pertandingan kandang. Dukungan suporter sangat membantu sekali. Kami harus tetap fokus menghadapi PSIS,” ujarnya.
PSMS saat ini menempati peringkat ketiga Grup A dengan 11 poin, sedangkan PSIS berada di posisi keempat dengan 10 poin. Kemenangan disebut menjadi kesempatan penting bagi tuan rumah untuk menjaga persaingan di papan atas dan menjauh dari pesaing langsungnya.
Salah satu perhatian Eko adalah lini serang PSIS yang memiliki Cadenazzi. Ia mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan melalui rekaman pertandingan, tetapi menilai ancaman tidak datang dari satu pemain saja.
“Kami sudah menganalisis permainan Cadenazzi. Bukan hanya dia, semua pemain PSIS harus diwaspadai. Mereka juga pasti ingin mencuri poin di kandang kami,” kata Eko. Ia meminta barisan pertahanan PSMS menjaga koordinasi dan konsentrasi sepanjang pertandingan.
Eko juga punya gambaran tentang karakter permainan PSIS karena mengenal Widodo Cahyono Putro. Keduanya pernah sama-sama membela Timnas Indonesia dan bekerja bersama di lingkungan Bali United. “Kedekatan dengan Widodo sedikit banyak membuat saya tahu karakter permainannya. Kami juga sudah melakukan analisis melalui video. Namun, kami tetap profesional karena sekarang berbeda klub. Semoga besok kami mendapatkan hasil terbaik,” katanya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.