
Mitsubishi Kenalkan Outlander Diamond Trail Edition
12 menit yang lalu
Samsung disebut mengalihkan sumber daya dari Galaxy A ke ponsel unggulan di tengah kenaikan biaya produksi.
Terbit · 1 min read

Samsung berencana mengurangi produksi ponsel Galaxy A Series sekitar 20 persen, atau setara dengan sekitar 10 juta unit, menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip ETNews. Perusahaan disebut akan mengalihkan sebagian sumber daya produksi ke ponsel unggulan.
Laporan tersebut menyebut Samsung berencana mulai memangkas produksi hingga 2027. Pesanan komponen untuk kuartal IV dilaporkan turun sekitar 20 persen dibandingkan rencana produksi pada awal tahun.
ETNews melaporkan biaya memori dan chipset untuk perangkat kelas menengah kini menyerap sekitar setengah dari total biaya produksi. Samsung disebut menilai produk berharga lebih tinggi berpeluang memberi keuntungan lebih besar dalam kondisi pasar saat ini.
Menurut laporan ETNews yang dikutip 9to5Google, divisi Mobile Communications (MX) Samsung Electronics mengalami kerugian tahun ini. Samsung disebut berencana memangkas produksi Galaxy A lebih dari 10 persen pada tahun depan.
Meski demikian, Galaxy A kelas pemula dan menengah menyumbang porsi besar dari penjualan Samsung. Laporan CNNIndonesia.com menyebut ponsel Samsung terlaris biasanya berasal dari lini tersebut, meskipun Galaxy S26 Series memecahkan pola itu pada awal tahun ini.
Counterpoint Research menempatkan Samsung di posisi pertama pasar ponsel global pada kuartal ketiga 2026 dengan pangsa pasar sekitar 23 persen. Riset itu mengaitkan posisi tersebut dengan permintaan Galaxy Z Fold 8 serta pasokan komponen yang stabil untuk Galaxy A di pasar negara berkembang.
Counterpoint juga mencatat pengiriman perangkat Samsung turun 3 persen. Perusahaan dinilai berfokus pada perangkat dengan harga jual rata-rata lebih tinggi dan pertumbuhan pendapatan, sementara strategi di segmen premium serta peluncuran ponsel lipat turut mendukung kinerjanya.