
Tim Gabungan Evakuasi Warga Banjir Aceh Selatan
10 menit yang lalu
Sembilan personel diberangkatkan untuk mencari dua pengunjung yang tertimbun longsor di kawasan glamping Pelaga.
Terbit · 1 min read

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar atau Basarnas Bali mengerahkan sembilan personel untuk mencari dua pengunjung yang diduga tertimbun longsor di Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Kabupaten Badung. Menurut laporan ANTARA, tim diberangkatkan setelah Basarnas menerima laporan resmi pada pukul 06.10 Wita.
Longsor terjadi di Desa Pelaga, Badung, setelah hujan lebat mengguyur kawasan itu sejak Minggu (1/11/2026) malam. Basarnas memperkirakan perjalanan tim dari Pos Jimbaran menuju lokasi memerlukan waktu sekitar dua jam.
Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya mengatakan laporan awal disampaikan pemilik penginapan, Kadek Suardika. Tebing di sekitar penginapan longsor dan menimbun satu unit yang sedang ditempati dua pengunjung.
Basarnas sementara mengidentifikasi satu orang yang tertimbun, yakni Bangkit Mubarok, 30 tahun, warga negara Indonesia. Identitas pengunjung kedua belum diketahui.
Sebelum tim Basarnas tiba, pengelola penginapan bersama BPBD Kabupaten Badung, Camat Petang, dan Polsek Petang telah melakukan pencarian awal. Upaya itu dihentikan sementara karena hujan masih deras dan akses menuju lokasi longsor sangat curam.
Menurut laporan yang sama, medan yang sulit dan berisiko mendorong pengelola meminta bantuan Basarnas untuk pencarian dan penanganan teknis. BMKG Denpasar sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah tengah Bali, termasuk Petang.
Sidakarya mengatakan proses pencarian akan disesuaikan dengan perkembangan cuaca dan kondisi keselamatan personel. Ia menyatakan, “Proses pencarian dan pertolongan akan kami optimalkan penuh dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel tim SAR di lapangan.”