
Prabowo Kembali ke Jakarta Naik Whoosh
9 menit yang lalu
BBWS Cimancis menuntaskan penanganan kekeringan pada 15.851,47 hektare lahan pertanian hingga 29 Oktober 2026.
Terbit · 1 min read

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis) menuntaskan penanganan kekeringan pada 15.851,47 hektare lahan pertanian di wilayah kerjanya hingga Kamis (29/10/2026). Menurut laporan ANTARA, lahan tersebut merupakan bagian dari total 18.898,2 hektare sawah terdampak.
Pelaksana Tugas Kepala BBWS Cimancis Zulyana Tandju menyampaikan keterangan itu di Cirebon. Dari keseluruhan lahan terdampak, 2.745,23 hektare masih ditangani, sementara 301,50 hektare tidak memerlukan penanganan lanjutan.
Zulyana mengatakan penanganan dilakukan melalui pengaturan distribusi dan giliran air, pompanisasi, serta perbaikan dan normalisasi jaringan irigasi. Langkah-langkah itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Menurut laporan yang sama, penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan ketersediaan sumber air di setiap wilayah. Penyesuaian tersebut dilakukan agar pasokan air dapat menjangkau lahan yang kekurangan air.
Selama periode pelaporan, tercatat 220 kejadian kekeringan dan dampak terkait. Rinciannya meliputi 147 kejadian di lahan pertanian, 71 di permukiman, serta dua kebakaran hutan dan lahan.
Kabupaten Cirebon mencatat jumlah kejadian terbanyak, yakni 76. Indramayu, Brebes, dan Majalengka masing-masing mencatat 35 kejadian, disusul Sumedang 22, Kuningan 14, dan Garut tiga kejadian.
Di Indramayu, penanganan dilakukan dengan pompanisasi, pengaturan giliran air, pembersihan sedimen, dan penambahan pasokan air. Sementara di Kabupaten Cirebon, upayanya meliputi pompanisasi, pembersihan saluran, dan perbaikan pintu air.
Selain menangani lahan pertanian, BBWS Cimancis menyalurkan 458.550 liter air bersih bagi masyarakat yang pasokan airnya terbatas. Zulyana mengatakan pemantauan terus dilakukan dan sarana pendukung dikerahkan sesuai kebutuhan, serta mengimbau petani dan masyarakat menghemat air dan mematuhi jadwal pembagian.