
Pencurian Modus Ban Kempis Terjadi di Bekasi
50 menit yang lalu
Distribusi BBM di Kepulauan Nias terganggu pembatasan tonase dan longsor menjelang Natal dan Tahun Baru.
Terbit · 1 min read

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menginstruksikan langkah pencegahan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Nias menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Menurut laporan ANTARA, ia meninjau kesiapan distribusi BBM saat berkantor di Kepulauan Nias.
Peninjauan dilakukan di PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Gunungsitoli pada Rabu (28/10/2026). Terminal itu memasok kebutuhan BBM untuk lima kabupaten dan kota di Kepulauan Nias.
Bobby mengatakan distribusi BBM di wilayah tersebut berkurang karena pembatasan tonase mobil tangki. Pembatasan itu berkaitan dengan pekerjaan infrastruktur pemerintah provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Selain proyek infrastruktur, longsor di Kepulauan Nias turut mengganggu penyaluran BBM. Menurut Bobby, kendaraan harus melewati jalur dengan batas tonase tertentu.
Bobby menyebut pekerjaan jembatan penghubung utama dan longsor sebagai penyebab pembatasan. Ia berharap Pertamina menyiapkan penanganan sementara agar distribusi tidak terganggu selama periode Natal dan Tahun Baru.
Ia juga berharap penanganan permanen dapat dilakukan, sembari solusi sementara disiapkan untuk menghadapi periode tersebut. Pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Fuel Terminal Gunungsitoli mengenai pemulihan kapasitas angkut BBM.
Bobby berharap kendaraan pengangkut BBM dapat kembali beroperasi dengan tonase normal secepatnya menjelang Natal dan Tahun Baru. Dengan demikian, penyaluran ke stasiun pengisian bahan bakar umum di Kepulauan Nias dapat kembali optimal.