
Pencurian Modus Ban Kempis Terjadi di Bekasi
28 menit yang lalu
Kazakhstan menyiapkan sekitar 20 naskah kesepakatan bilateral untuk kunjungan yang masih direncanakan.
Terbit · 1 min read

Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov mengatakan rencana kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kazakhstan pada 2027 sedang dimatangkan. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan Perhimpunan Persahabatan Kazakhstan-Indonesia di Jakarta.
Abdykarimov menyebut persiapan kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda yang dibawa Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta saat berkunjung ke Kazakhstan pada Juni lalu. Kunjungan itu juga membawa agenda penguatan hubungan bilateral dan penjajakan kerja sama baru.
Kazakhstan sedang menyiapkan sekitar 20 naskah kesepakatan bilateral yang mencakup perdagangan, investasi, digitalisasi, pariwisata, pendidikan, dan sektor lain. Menurut laporan yang sama, Abdykarimov mengatakan nota kesepahaman antara Kadin Indonesia dan Kamar Dagang Kazakhstan diharapkan dapat ditandatangani saat kunjungan Prabowo.
Nota kesepahaman itu akan mengatur pengembangan kemitraan yang efektif serta pendirian dewan bisnis bilateral.
Abdykarimov mengatakan kunjungan itu, apabila terlaksana, akan menjadi pertemuan keempat Prabowo dengan Presiden Kazakhstan Kassym Jomart-Tokayev. Keduanya sebelumnya bertemu di World Economic Forum di Davos pada Januari 2026, KTT Board of Peace di Washington DC pada Februari 2026, dan KTT BRICS di New Delhi pada September 2026.
Menurut Abdykarimov, nilai perdagangan Indonesia-Kazakhstan saat ini mencapai 250 juta dolar AS dan masih dapat meningkat. Ia mengatakan perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia yang ditandatangani pada akhir 2025 dapat membuka peluang baru untuk memperkuat kemitraan ekonomi dan perdagangan dengan Kazakhstan, yang merupakan anggota organisasi tersebut.
Abdykarimov optimistis kemitraan Indonesia dan Kazakhstan dapat semakin diperluas pada sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama.