
Bali United Kalahkan Persik 3-0
17 menit yang lalu
Festival berlangsung dua hari di Jalan Kemang Raya dengan stan kuliner, fesyen, kriya, dan produk kreatif.
Terbit · 1 min read

Kemang Fest 2026 melibatkan 140 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong ekonomi kreatif di Jakarta Selatan. Menurut laporan ANTARA, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menyebut festival itu sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, Karang Taruna, dan masyarakat.
Festival berlangsung pada 7-8 November 2026 di sepanjang Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Ketua Kemang Fest 2026, Fahmi, mengatakan terdapat 140 stan yang menawarkan produk kuliner, fesyen, kriya, dan produk kreatif lainnya.
Syafrin mengatakan kegiatan tersebut memberi ruang bagi produk unggulan lokal untuk ditampilkan. Ia juga menyebut festival itu diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurut laporan ANTARA, kawasan Kemang dipilih karena dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif dan tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Syafrin berharap festival itu turut memperkenalkan kawasan tersebut dan membuka ruang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
Syafrin mengatakan Pemerintah Kota Jakarta Selatan berkomitmen mendorong perputaran ekonomi daerah secara berkelanjutan melalui festival dan kegiatan ekonomi kreatif di sejumlah kawasan.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus didorong setiap tahun melalui kolaborasi dengan Karang Taruna dan lembaga kewilayahan lainnya. Menurutnya, upaya itu diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi di lingkungan setempat.
Fahmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kemang Fest. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghibur pengunjung sekaligus memberi keuntungan bagi pedagang yang berpartisipasi.
Fahmi juga berharap Kemang Fest dapat berlanjut dan masuk dalam agenda tahunan pariwisata atau kebudayaan di tingkat DKI Jakarta maupun Jakarta Selatan.