
RI Minta Rusia Hentikan Rekrutmen WNI
13 menit yang lalu
Pengakuan regional mencakup sekitar 9.328 butir dokumentasi sastra yang merekam jejaring kesusastraan Asia Tenggara.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, koleksi Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin resmi masuk dalam MOWCAP Regional Register sebagai warisan dokumenter bernilai bagi kawasan Asia-Pasifik. Pengakuan itu menjadi bagian dari rangkaian pertemuan umum dan seminar internasional MOWCAP ke-11.
Rangkaian kegiatan UNESCO tersebut berlangsung pada 2-6 November 2026 di Jakarta. Sertifikat simbolis pencatatan diserahkan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta di Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia.
Koleksi yang dicatat berjudul “HB Jassin Literary Documentation Centre: Records of Modern Southeast Asia Literary Networking Hub”. Koleksi itu bermula dari dokumentasi pribadi sastrawan dan kritikus sastra Indonesia, Hans Bague Jassin, sejak dekade 1930-an.
Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono, pengakuan tersebut menunjukkan bahwa warisan dokumenter Jakarta memiliki relevansi bagi masyarakat internasional. Ia menyebut pencatatan itu sebagai bukti komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga dan mengembangkan warisan sejarah serta kebudayaan.
Koleksi tersebut berjumlah sekitar 9.328 butir dan merekam perkembangan sastra modern Indonesia serta hubungan intelektual para sastrawan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina. Isinya meliputi korespondensi pribadi, manuskrip, dokumentasi kegiatan sastra, kliping surat kabar, karya penelitian, dan rekaman audio.
Nasruddin mengatakan pelestarian warisan budaya membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk perpustakaan, museum, galeri, lembaga kearsipan, dan masyarakat. Ia mengajak warga yang memiliki dokumen bernilai sejarah untuk berkonsultasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan agar nilai informasinya dapat ditelusuri dan, jika memenuhi persyaratan, dilestarikan dengan tepat.
Pencatatan di MOWCAP Regional Register melanjutkan pengakuan terhadap PDS HB Jassin sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa pada 2025. Nasruddin mengatakan kedua pengakuan itu menegaskan nilai dokumentasi sastra tersebut dalam merekam sejarah Indonesia dan keterhubungan kebudayaan Asia Tenggara.
Sertifikat MOWCAP kemudian diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, pada 6 November 2026. Pramono menyampaikan apresiasi kepada dinas terkait dan pihak-pihak yang berkontribusi serta berharap PDS HB Jassin berkembang sebagai pusat dokumentasi, penelitian, dan kolaborasi kesusastraan.