
Venezia Kalahkan Udinese 2-1
19 menit yang lalu
Program budidaya sayuran mengajarkan warga binaan mengelola tanaman dari penanaman hingga panen.
Terbit · 1 min read

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Manado meningkatkan keterampilan warga binaan melalui kegiatan budidaya sayuran. Menurut laporan ANTARA Manado, Kepala Lapas Kelas IIA Manado Krisman Ziliwu menyebut kegiatan itu sebagai pengembangan keterampilan pertanian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Manado, Sulawesi Utara. Krisman menyampaikan keterangan itu di Manado pada Jumat (6/11/2026).
Krisman mengatakan program itu memberi warga binaan kegiatan yang bermanfaat sekaligus kesempatan mengembangkan keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Warga binaan mengelola proses pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan lapas. Tahapannya meliputi pengolahan media tanam, penanaman bibit, perawatan tanaman, hingga panen.
Sayuran yang dibudidayakan antara lain pakcoi dan ketimun. Laporan tersebut menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari program produktif yang terus dikembangkan.
Menurut laporan yang sama, pembinaan kemandirian ditujukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.
Krisman mengatakan program pembinaan aktif dan berkelanjutan diharapkan mendorong warga binaan mengembangkan kreativitas dan keterampilan serta menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ia juga menyebut kegiatan itu sebagai kontribusi lapas dalam mendukung ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut diharapkan menghasilkan produk pertanian dan menumbuhkan kemandirian serta produktivitas warga binaan. Krisman menambahkan, mereka juga mendapat pengalaman dan keterampilan yang bernilai ekonomis. Lapas Manado akan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif dan inovatif.