
Jobe Bellingham Dipanggil Timnas Inggris Senior
25 menit yang lalu
Program Cerdas Finansial Desa membekali kader posyandu dengan materi pengelolaan keuangan rumah tangga.
Terbit · 1 min read

Tim mahasiswa IPB University menginisiasi program edukasi “Cerdas Finansial Desa” bagi kader posyandu di Situ Leutik, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menurut laporan ANTARA, program ini bertujuan memperkuat pengetahuan pengelolaan keuangan rumah tangga.
Perwakilan tim, Annisaturradiah, menyampaikan keterangan mengenai program tersebut di Bogor. Laporan ANTARA tidak menyebut tanggal pelaksanaannya.
Program itu dirancang untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan finansial melalui modul interaktif, buku saku praktis, dan materi sosialisasi berkelanjutan. Annisaturradiah mengatakan kader yang lebih memahami keuangan diharapkan dapat menyebarkan informasi kepada masyarakat.
Laporan yang sama menyebut pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas perdesaan masih menghadapi tantangan rendahnya literasi keuangan rumah tangga. Program tersebut menargetkan kader posyandu karena peran mereka sebagai pemberi pengaruh dan bagian penting dalam struktur sosial desa.
Menurut Annisaturradiah, program dilatarbelakangi kerentanan ekonomi keluarga di perdesaan, termasuk ketergantungan pada pinjaman informal berbiaya tinggi dan minimnya dana darurat. Ia juga menyebut pemahaman risiko produk keuangan digital belum memadai.
Tim menjalankan edukasi dengan pendekatan pelatihan bagi pelatih. Instrumen pembelajaran disusun berdasarkan riset empiris dan disesuaikan dengan konteks sosial-ekonomi setempat.
Materi mencakup pencatatan sederhana keuangan rumah tangga, pemisahan kas usaha kecil dan keuangan domestik, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mitigasi risiko investasi bodong. Kader yang telah mengikuti pelatihan kemudian menyampaikan materi kepada warga dalam pertemuan posyandu.
Inisiatif itu didampingi Prof. Lilik Noor Yuliati. Tim berharap penguatan kelembagaan lokal melalui program tersebut dapat mendukung ketahanan finansial keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.