
Prabowo Salurkan Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
14 menit yang lalu
Produksi beras Sumatera Utara melampaui kebutuhan, sementara data komoditas lain menunjukkan hasil yang beragam.
Terbit · 2 min read

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan neraca beras di wilayah itu hingga Oktober 2026 surplus 27.633 ton. Menurut laporan ANTARA, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung menyebut produksi beras sekitar 144.066 ton, sedangkan kebutuhan Oktober 116.433 ton.
Fariz menyampaikan data tersebut dalam temu pers di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (23/10/2026).
Fariz mengatakan capaian itu sejalan dengan pengembangan kawasan pertanian unggulan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia juga menyebut produksi beberapa komoditas hortikultura di Sumut.
Produksi cabai merah tercatat 14.213 ton dengan kebutuhan 9.855 ton, sedangkan cabai rawit mencapai 7.594 ton dan kebutuhannya 3.712 ton. Bawang merah diproduksi setara 5.021 ton umbi basah atau 3.306 ton dalam kondisi kering, sementara kebutuhannya 5.353 ton.
Di sektor peternakan, produksi daging sapi mencapai 1.773 ton dan kebutuhan 891 ton. Produksi daging ayam ras tercatat 20.383 ton dengan kebutuhan 16.037 ton, sedangkan telur ayam ras mencapai 53.810 ton dan kebutuhannya 20.491 ton.
Untuk mendorong produktivitas, Pemprov Sumut melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjalankan intervensi dalam Program Strategis Daerah. Program itu mencakup pembangunan kawasan pertanian terpadu untuk padi, jagung, cabai merah, bawang merah, sapi potong, rumah produksi kelapa, dan kopi.
Menurut laporan yang sama, program tersebut mengelompokkan kegiatan dalam satu hamparan yang dikelola satu kelompok tani, dengan paket bantuan dan kemitraan badan usaha milik daerah sebagai pembeli tetap. Kawasan padi mencakup 10 lokasi seluas total 300 hektare; panen telah berlangsung di antaranya pada 44,5 hektare dengan hasil 327,95 ton.
Kawasan jagung mencakup 13 lokasi seluas 260 hektare, dengan panen 43 hektare menghasilkan 345,6 ton. Untuk cabai merah, enam dari 15 kawasan seluas total 60 hektare telah panen di lahan 24 hektare dengan hasil 264 ton; sementara bawang merah mencakup 16 kawasan seluas 48 hektare, enam di antaranya telah panen di lahan 18 hektare dengan hasil 299,4 ton.
Empat kawasan sapi potong di Simalungun, Serdang Bedagai, Asahan, dan Labuhanbatu masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan selesai pada pekan pertama Desember 2026. Kawasan itu menerima sekitar 150 ekor sapi, terdiri atas 120 ekor untuk penggemukan dan 30 ekor untuk pengembangbiakan; rumah produksi kelapa di Nias Utara dilaporkan mencapai progres 80 persen dan ditargetkan rampung 6 November 2026, sedangkan tiga rumah produksi kopi di Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara ditargetkan selesai pada November 2026.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.