
Ombudsman: Reforma Agraria Harus Beri Kepastian Hukum
27 menit yang lalu
Bantuan disalurkan dalam dua tahap dan dikelola pemerintah daerah untuk penanganan karhutla.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bantuan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp240 miliar telah disalurkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Raja Juli menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (23/10/2026). Rapat digelar secara luring dan daring.
Rapat tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Rosa, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan, serta sejumlah pejabat kementerian, kepolisian, dan TNI.
Menurut laporan yang sama, bantuan disalurkan melalui dua tahap. Pada tahap pertama, Rp200 miliar ditransfer kepada pemerintah provinsi dan 10 kabupaten/kota.
Raja Juli mengatakan permohonan bantuan tahap berikutnya diajukan untuk kabupaten yang belum menerima bantuan pada tahap pertama. Pengajuan itu mempertimbangkan perbedaan kondisi dan eskalasi karhutla di setiap wilayah.
Presiden menyetujui bantuan bagi Kabupaten Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau. Raja Juli menyebut dana untuk daerah-daerah tersebut telah masuk ke rekening masing-masing sekitar dua hari sebelum ia menyampaikan pernyataan.
Raja Juli meminta pemerintah daerah menggunakan dana sesuai peruntukan dan surat edaran Menteri Dalam Negeri. Dana bantuan itu dikelola pemerintah daerah.
Bantuan tersebut tidak mencakup penanganan karhutla oleh pemerintah pusat, termasuk operasi modifikasi cuaca dan pengeboman air. Kalimantan Barat merupakan satu dari enam provinsi prioritas penanganan karhutla, bersama Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, dan Riau.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.