
Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng
11 menit yang lalu
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat meminta ekonomi kreatif membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun menyatakan pengembangan ekonomi kreatif harus mampu membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja. Dengan begitu, sektor ini dapat berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pernyataan tersebut disampaikan Eric dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (25/10/2026). "Ekonomi kreatif harus terus kita dorong agar tidak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Eric.
Eric mengatakan pengembangan ekonomi kreatif perlu didukung kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan pelaku industri kreatif. Kolaborasi itu dinilai penting agar ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta Pusat semakin berkembang.
Menurut dia, potensi kreativitas dan talenta generasi muda perlu dikembangkan melalui kegiatan yang memberikan ruang belajar dan mengasah keterampilan. Kegiatan semacam itu juga perlu mengenalkan peluang usaha dan profesi di sektor ekonomi kreatif.
Eric turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan lokakarya film dan fesyen dalam acara Pusatphoria 2026 yang melibatkan siswa-siswi SMK di Jakarta Pusat. "Para siswa perlu diberikan ruang untuk belajar langsung dari para praktisi, mengasah keterampilan, serta mengenal peluang usaha dan profesi di sektor ekonomi kreatif," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sudin Parekraf Jakarta Pusat Shinta Nindyawati mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi edukatif sekaligus ruang apresiasi bagi pelaku industri kreatif. "Komitmen Pemkot Jakarta Pusat dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui penyediaan ruang ekspresi, kolaborasi dan promosi bagi para pelaku ekonomi kreatif," ujarnya.
Menurut laporan yang sama, Pusatphoria 2026 diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional.
Acara itu menghadirkan sejumlah subsektor ekonomi kreatif, yakni musik, fesyen, kuliner, dan film. Selain itu, digelar lokakarya film dan fesyen yang diikuti 100 peserta, khususnya siswa-siswi SMK dengan program keahlian terkait.