
KJRI Melbourne Gelar Festival Indonesia 2026
13 menit yang lalu
CNBC Indonesia merangkum pilihan sayuran berpati dan cara mengonsumsinya dengan memperhatikan porsi serta pengolahan.
Terbit · 2 min read

CNBC Indonesia merangkum 10 sayuran berpati yang dapat menjadi variasi sumber karbohidrat selain nasi. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Health, bahan-bahan ini juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.
Pilihan tersebut meliputi kentang, jagung, ubi jalar, lentil, kacang polong, berbagai jenis kacang, labu butternut, labu kuning, parsnip, dan pisang tanduk. Artikel itu menyebut konsumsi dalam porsi yang sesuai dapat mendukung pola makan seimbang.
Kentang mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin C dan K, kalium, serta antioksidan. Mengonsumsinya bersama kulit dapat menambah asupan serat. Jagung menyediakan serat tidak larut dan karotenoid; satu tongkol jagung manis berukuran sedang disebut mengandung sekitar 60 kalori dan 1,8 gram serat.
Ubi jalar merupakan sumber vitamin A, serat, dan kalium. Laporan tersebut menyebut satu ubi jalar berukuran sedang dapat memenuhi lebih dari 100 persen kebutuhan harian vitamin A berdasarkan acuan artikelnya. Seratnya berperan sebagai prebiotik, sementara pati resisten berpotensi membantu rasa kenyang dan sensitivitas insulin.
Lentil dan kacang-kacangan menyediakan protein nabati serta serat. Lentil juga mengandung zat besi, magnesium, dan kalium, sedangkan kacang polong mengandung folat serta vitamin C, K, dan B6. Satu cangkir kacang polong hijau matang disebut mengandung sekitar 8,8 gram serat dan 8,6 gram protein.
Kacang-kacangan, termasuk kacang hitam, juga mengandung magnesium, folat, dan zat besi. Menurut laporan yang sama, sejumlah penelitian mengaitkan konsumsinya dengan pengelolaan berat badan, peradangan, dan kesehatan jantung, tetapi bukti terkait penurunan risiko kanker kolorektal masih terbatas.
Labu butternut dan labu kuning relatif rendah kalori serta karbohidrat dibandingkan banyak sayuran berpati lainnya. Labu butternut mengandung karotenoid, vitamin C, vitamin A, dan kalium; parsnip menyediakan serat, vitamin C, kalium, magnesium, dan folat.
Pisang tanduk secara botani termasuk buah, tetapi kerap digunakan seperti sayuran berpati. Pisang yang masih hijau mengandung pati resisten. Artikel tersebut menyebut penelitian menunjukkan potensi manfaatnya bagi pengendalian gula darah, termasuk pada penderita diabetes tipe 2, dengan catatan hasilnya bergantung pada pola makan dan pengolahan.
Laporan itu menyarankan porsi tetap diperhatikan, terutama bagi orang yang mengelola gula darah atau menjalani pola makan rendah karbohidrat. Mengutip Health.com, artikel tersebut menyebut penderita diabetes dapat mengisi sekitar setengah piring dengan sayuran nonberpati dan seperempatnya dengan sayuran berpati; merebus, mengukus, atau memanggang dengan sedikit minyak dan garam menjadi pilihan pengolahan.