
Indonesia Tekankan Ketahanan dalam Pertemuan G20
11 menit yang lalu
Pemeriksaan kesehatan ditujukan untuk memantau kondisi petugas dan mengantisipasi gangguan akibat aktivitas berat serta paparan asap.
Terbit · 1 min read

Puskesmas Martapura 2 memeriksa kesehatan petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Menurut laporan ANTARA, pemeriksaan itu bertujuan mengantisipasi kelelahan, dehidrasi, dan gangguan pernapasan.
Pemeriksaan berlangsung di Posko Induk Penanganan Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Banjar. Sasaran pemeriksaan mencakup personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran setiap hari, termasuk tim pendamping peliputan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian.
Petugas Kesehatan Puskesmas Martapura 2 Joko Nugroho mengatakan pemeriksaan berkala diperlukan untuk memantau kondisi fisik personel selama bertugas di lapangan. Ia menyebut aktivitas berat dan risiko paparan asap dapat mengganggu kesehatan petugas. Pernyataan itu disampaikan di Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (1/11/2026).
“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin memastikan kondisi para petugas tetap terpantau. Apalagi mereka bekerja di lapangan dengan aktivitas yang cukup berat dan berisiko terpapar asap,” ujar Joko.
Menurut laporan yang sama, paparan asap kebakaran dan aktivitas fisik berat dapat memicu kelelahan, kekurangan cairan tubuh, hingga gangguan pernapasan jika tidak diantisipasi. Petugas diingatkan menjaga kebugaran, mencukupi kebutuhan air minum, dan mengatur waktu istirahat.
Ronny, salah seorang petugas yang menjalani pemeriksaan, mengatakan layanan itu membantu personel mengetahui kondisi tubuh setelah beraktivitas di lapangan. “Kami terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan seperti ini. Dengan diperiksa, kami bisa mengetahui kondisi tubuh dan lebih waspada apabila ada keluhan,” katanya.
Ronny berharap layanan kesehatan dapat berlangsung berkelanjutan selama masa siaga darurat agar kondisi personel dipantau secara rutin. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pemeliharaan kesiapan petugas dalam penanganan karhutla dan kekeringan di Kabupaten Banjar.