
Prabowo Kembali ke Jakarta Naik Whoosh
11 menit yang lalu
Edukasi di Desa Lantung membahas gizi seimbang dan langkah pencegahan stunting sejak dini.
Terbit · 1 min read

Sentra Medika Hospital Minahasa Utara mengadakan edukasi pencegahan stunting bagi masyarakat di Desa Lantung, Kabupaten Minahasa Utara. Menurut laporan Manado Post, kegiatan itu menghadirkan Amanda Hasan, A.Md.Gz, sebagai narasumber.
Kegiatan berlangsung pada 28 Oktober 2026 mulai pukul 10.00 WITA, di wilayah kerja Puskesmas Wori, Desa Lantung. Rumah sakit tersebut menyelenggarakannya melalui Tim Program Nasional Stunting.
Edukasi itu ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua serta keluarga tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting sejak dini.
Dalam materi yang disampaikan, Amanda Hasan, A.Md.Gz, menjelaskan stunting sebagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang berkaitan dengan kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta faktor kesehatan dan lingkungan lainnya.
Ia juga menerangkan bahwa kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik anak dan berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, serta kesehatan anak pada masa mendatang.
Materi edukasi mencakup pemenuhan gizi sejak kehamilan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, serta MPASI bergizi yang sesuai usia. Peserta juga mendapat penjelasan tentang pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin di fasilitas pelayanan kesehatan.
Laporan Manado Post menyebut pola hidup bersih dan sehat, sanitasi yang baik, serta keterlibatan keluarga sebagai bagian dari upaya pencegahan. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Direktur Sentra Medika Hospital Minahasa Utara, dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS, dan tim terus berupaya menghadirkan layanan promotif dan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi rumah sakit dalam mendukung penurunan stunting di Kabupaten Minahasa Utara.