
Uni Eropa Sambut Kemenangan Lula di Brasil
15 menit yang lalu
Armada baru menggantikan kendaraan berkapasitas 10 penumpang di rute TIJ–Lakarsantri.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kota Surabaya mengoperasikan 18 mikrobus baru untuk menggantikan kendaraan lama pada rute feeder WiraWiri Suroboyo Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)–Lakarsantri. Menurut laporan ANTARA, pembaruan ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas angkutan dengan kebutuhan penumpang.
Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Eni Sugiharti, menyampaikan keterangan tersebut di Surabaya, Senin (26/10/2026). Rute itu sebelumnya dilayani kendaraan Gran Max berkapasitas 10 penumpang.
Eni mengatakan kebutuhan di rute Lakarsantri dinilai cukup tinggi berdasarkan evaluasi berkala, termasuk tingkat keterisian penumpang. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penyesuaian kapasitas kendaraan.
Mikrobus baru dapat menampung hingga 24 penumpang, terdiri atas 19 penumpang duduk dan lima penumpang berdiri. Kapasitas ini lebih besar daripada kendaraan yang sebelumnya melayani rute tersebut.
Dishub Surabaya menyiapkan 19 mikrobus, dengan 18 unit untuk operasional dan satu unit sebagai cadangan. Menurut Eni, pemilihan jenis kendaraan juga mempertimbangkan karakteristik jalan dan kondisi lalu lintas di sepanjang rute.
Eni menyatakan armada berkapasitas lebih besar diharapkan meningkatkan daya tampung dan efisiensi operasional. Dishub menyesuaikan jenis kendaraan dengan kebutuhan masing-masing rute.
Berdasarkan data Dishub yang dikutip ANTARA, sebelum penambahan ini Surabaya memiliki 107 unit feeder dan 80 unit bus. Armada feeder terdiri atas 89 Gran Max dan 18 HiAce.
Armada bus tersebut mencakup 26 bus, 23 bus medium, 17 bus Trans Semanggi Suroboyo, 12 bus listrik, dan dua bus tingkat. Data itu menggambarkan susunan armada sebelum mikrobus baru dioperasikan.