
Pemprov Sulut Imbau Warga Simpan Cabai Beku
33 menit yang lalu
Penyusuran menemukan sedimentasi dan tumpukan sampah plastik di aliran Sungai Tondano.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA Manado, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto bersama jajaran menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano di Kota Manado untuk mengidentifikasi kerawanan yang berpotensi memicu banjir.
Patroli dimulai pada Rabu (4/11/2026) dari kawasan Rumah Alam Ringroad, menyusuri aliran Sungai Tondano, hingga Pos Pemantauan Banjir Dendengan Luar, Kota Manado.
Kepolisian melakukan peninjauan untuk melihat kondisi DAS dan mengidentifikasi kerawanan saat intensitas hujan meningkat. Yudo menyampaikan bahwa patroli dan pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir pada musim hujan.
Yudo mengatakan hujan telah beberapa kali turun di Sulawesi Utara, khususnya Manado. Menurut laporan yang sama, ia menyebut langkah antisipasi diperlukan agar aliran air dari wilayah Minahasa dapat mengalir sampai ke laut.
Penyusuran sepanjang sekitar lima kilometer menemukan sedimentasi berupa endapan material dan tumpukan sampah yang didominasi plastik di sepanjang aliran sungai.
Kepolisian bersama instansi terkait juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai agar tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan itu ditujukan untuk mencegah sumbatan yang dapat menyebabkan air meluap.
Yudo mengatakan peninjauan melibatkan Pemerintah Kota Manado, instansi terkait, BPBD, Basarnas, serta balai sungai. Menurut laporan yang sama, ia berharap sinergi tersebut menghasilkan tindakan konkret sesuai tugas masing-masing dalam mengantisipasi musim hujan.