
Pemprov Sulut Imbau Warga Simpan Cabai Beku
30 menit yang lalu
Bulog Sulutgo telah menyerap 5.200 ton jagung dari petani hingga triwulan ketiga 2026.
Terbit · 1 min read

Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) meningkatkan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Utara untuk mempercepat penyerapan hasil panen jagung petani. Menurut laporan ANTARA Manado, Pemimpin Wilayah Bulog Sulutgo Dody Syahrial menyampaikan hal itu di Manado, Rabu (4/11/2026).
Koordinasi tersebut ditujukan untuk mendukung penyerapan jagung petani di Sulawesi Utara.
Dody mengatakan koordinasi lintas instansi diperlukan untuk mengoptimalkan penyerapan jagung produksi petani lokal. Sinergi itu diharapkan memperlancar proses penyerapan dan memberi petani kepastian pasar.
Menurut laporan yang sama, Dody menyebut dukungan berbagai pihak, termasuk kepolisian, dibutuhkan agar pelaksanaan penyerapan berjalan efektif di lapangan. Koordinasi juga diharapkan membantu mengidentifikasi kendala dan mencari solusi bersama.
Bulog menyatakan upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Penyerapan jagung petani diharapkan membantu menjaga ketersediaan stok pangan dan memanfaatkan produksi dalam negeri.
Penyerapan hasil panen juga diharapkan membantu petani memasarkan jagung, terutama saat memasuki masa panen raya. Sumber tidak merinci jadwal penyerapan maupun daerah pelaksanaannya.
Bulog Sulutgo dan Polda Sulawesi Utara juga diharapkan memperkuat pengawasan serta kelancaran penyerapan di daerah sentra produksi. Sumber tidak menyebutkan lokasi sentra yang dimaksud.
Hingga triwulan ketiga 2026, Bulog Sulutgo telah menyerap 5.200 ton jagung dari petani di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Bulog berharap peningkatan koordinasi membuat penyerapan jagung di Sulawesi Utara lebih maksimal dan berkelanjutan.