
PSG Kalahkan Lyon 2-0 di Parc des Princes
11 menit yang lalu
Pemerintah menargetkan pembangunan pabrik tepung telur rampung dalam setahun untuk menghentikan ketergantungan impor olahan pangan.
Terbit · 1 min read

Pemerintah merencanakan pembangunan pabrik tepung telur bekerja sama dengan badan usaha milik negara. Langkah ini dirancang untuk memperkuat ketersediaan produk olahan dalam negeri sekaligus menghentikan ketergantungan pada impor komoditas tersebut.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan rencana strategis tersebut setelah mengikuti Rapat Koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pangan di Jakarta pada Senin (26/10/2026). Ia menjelaskan bahwa selama ini kebutuhan tepung telur nasional masih dipenuhi melalui pasokan dari negara lain.
Menurut laporan CNN Indonesia, fasilitas pengolahan tersebut ditargetkan dapat selesai dan beroperasi dalam kurun waktu satu tahun. Kehadiran sarana produksi lokal ini diharapkan mampu memutus arus impor secara bertahap.
"Insyaallah kita akan bangun. Kami bersama BUMN, itu kita akan bangun. Dan tidak terlalu lama pabriknya. Satu tahun selesai, impornya nanti kita stop," ujar Amran.
Selain rencana pembangunan fasilitas pengolahan, Amran menyoroti ketimpangan harga telur ayam di pasar domestik. Ia memaparkan harga telur ayam di tingkat peternak berkisar antara Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, sedangkan harga jual di tingkat konsumen melonjak hingga Rp40.000 sampai Rp45.000 per kilogram.
Menurut laporan yang sama, perbedaan harga yang tajam tersebut dinilai sebagai anomali pada rantai distribusi telur nasional. Pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak ketidakwajaran distribusi tersebut hingga harga konsumen mulai menunjukkan penurunan.
Guna menjaga kelangsungan usaha peternak, pemerintah juga menyiapkan dukungan penyediaan bahan pakan dengan membeli kedelai seharga Rp8.630 per kilogram. Angka ini berada di bawah harga penawaran pihak swasta yang berada pada rentang Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram.
Pemerintah turut menyalurkan program stabilisasi pasokan dan harga pangan berupa jagung bersubsidi bagi peternak berskala kecil. Kendati demikian, pemerintah belum merinci kepastian lokasi proyek pabrik tepung telur, besaran investasi, kapasitas produksi, maupun jadwal awal pembangunannya.